Berita International – Ditembak Israel, Remaja Palestina Alami Luka Serius

Usai Palestina memperoleh pengakuan sebagai negara pemantau non-anggota dari PBB pada 29 November lalu ternyata tidak terlalu berpengaruh pada konflik yang terjadi antara tentara Israel dan Palestina. Seorangg remaja Palestina berusia 16 tahun tengah mengalami luka serius akibat penembakan dari tentara Israel di kota Hebron, Tepi Barat.

Remaja bernama Nasser Sharabani dilaporkan terkenaa luka tembakan di bagian dada. Remaja tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit di Hebron lalu menjalani operasi pada luka tersebut. Belum diketahui bagaimana kondisi Shabarani saat ini. Selain itu belum diketahui juga bagaimana tepatnya kronologis tertembaknya remaja tersebut.

Juru bicara Israel seperti yang dilansir AFP pada Jumat (14/12/2012) menjelaskan bahwa tentara Israel melepaskan tembakan ke arah seseorang yang akan melemparkan bom molotov ke arah penjaga perbatasan.

Sementara itu pejabat kesehatan Palestina yang namanya enggan disebutkan tersebut menuturkan bahwa hingga saat ini ada 90 warga Palestina yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit Hebron yang diakibatkan serangan dari tentara Israel. Dari jumlah tersebut, sebanyak 68 oranga terkena sesak nafas karena tembakan gas air mata. Kemudian 21 orang lainnya terkena tembakan peluru karet.

Yang lebih memprihatinkan adalah penembakan tersebut terjadi ketika warga Palestina lainnya tengah melayat seorang remaha yang tewas ditembak tentara Israel. Remaja berusia 16 tahun tersebut ditembak sebanyak enam kali di depan patroli polisi perbatasan di Hebron pada Rabu (12/12/2012) lalu. Remaja yang diketahui bernama Mohammed Ziad Sulaima tersebut ditembak karena terlihat mengeluarkan pistol. Dan ironisnya baru kemudian diketahui bahwa pistol tersebut adalah pistol mainan yang terbuat dari logam. Terang saja kematian Sulaima menuai reaksi protes warga Palestina. Ada sekitar 2000 orang menghadiri upacara pemakaman Sulaima yang sayangnya juga kembali dihujani tembakan oleh tentara Israel.

Dalam beberapa pekan terakhir ekerasan antara Israel dan Palestina di wilayah Tepi Barat kembali meningkat setelah sekian lama situasi sempat tenang. Pada November lalu terdapat dua warga Palestina lainnya yang meninggal akibat bentrokan yang terjadi antara Israel dan Palestina.

 

 

Berita International

About The Author

Reply