Berita International – Julia Pierson, Perempuan Pertama Sebagai Direktur Secret Service

 

Julia Pierson merupakan perempuan pertama yang mengukir sejarah dengan menduduki sebuah jabatan utama dalam pasukan pengaman presiden, Secret Service. Sejarah tersebut terukir pada Selasa (26/3/2013) saat Presiden Barack Obama telah menunjuknya sebagai Kepala Pengamanan Kepresiden Secret Service. Secret Service sendiri telah berdiri sejak 148 tahun yang lalu.

Menurut Obama, Julia memenuhi syarat untuk memimpin lembaga yang tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan di acara-acara besar saja. Karena lembaga tersebut juga mengamankan sistem sistem finansial AS. Selain itu juga melindungi para pemimpin dan keluarganya termasuk Obama sendiri.

Pierson sendiri akan menggantikan Mark Sullivan yang telah pensiun pada Februari 2013 lalu. Sebelum memperoleh jabatan tertinggi di Secret Service, perempuan berusia 53 tahun ini menjadi Kepala Staf Dinas Intelijen. Pierson bergabung dengan Secret Service sejak 1983. Awal karirnya di Secret Service sebagai seorang agen lapangan di Miami. Kemudian pada 1988, Pierson menjabat selama empat tahun dalam Divisi Perlndungan Presiden. Lalu pada 2005 ia menjadi Asisten Wakil Direktur Office of Protective Operations.

Perempuan yang suka dipanggil Peer ini dianggap telah memiliki dedikasi tinggi pada saat mengawasi sebuah proyek komunikasi dan jaringan manajemen data senilai US $ 250 juta atau setara dengan Rp 2, 4 triliun. Perempuan pertama yang menjadi Wakil Direktur Secret Service pada 2004 dan saat ini sudah pensiun, Barbara Riggs menilai bahwa Pierson memiliki kredibilitas untuk mengisi jabatan tersebut.

Pierson akan mengambil alih jabatan badan elite ini dengan anggaran sebesar US $ 1,5 miliar atau setara dengan Rp 14, 6 triliun. Badan tersebut mempekerjakan 3.500 agen dan 1.400 perwira. Saat diwawancarai oleh Washinton Post tahun lalu, dalam penuturannya departemen tersebut perlu dilakukan berbagai perbaikan teknologi secara menyeluruh hingga lima tahun ke depan. Tugas utama lembaga tersebut adalah melindungi Presiden AS dan mengungkap pemalsuan uang.

Secret Service sendiri saat ini tengah berusaha membangun kembali citranya setelah pada April 2012 lalu terbuka sebuah skandal. Dimana personel mereka telah membawa pekerja seks komersial ke kamar hotel pada saat bertuga mengamankan Obama di Cartagena. Akibat skandal tersebut ada tujuh orang yang dipecat.

 

Berita International

No related content found.

Be Sociable, Share!