Berita International – Khaled Meshal Mendapatkan Dukungan Secara Utuh

Khaled Meshal, selaku pemimpin kelompok pejuang Hamas merampungkan kembali mengenai kunjungannya ke Gaza dalam kurun waktu empat hari. Kembalinya Meshal ke Tanah Gaza ini menjadi yang pertama kalinya setelah 45 tahun lamanya.

Bersama dengan dua anggota politburo Hamas lainnya, Meshaal meninggalkan daerah tersebut dengan melewati perbatasan Rafah. Akan tetapi, tidak semua rombongan dari Meshaar keluar dari sana karena Musa Abud Marzooq memutuskan untuk bertahan di Rafah bersama dengan keluarganya selama beberapa hari.

Meshaal sendiri dikenal sebagai sosok pemimpin penting dari Hamas. Tentu saja kembalinya ia ke Gaza menjadi momen penting sebagai pemimpin pawai peringatan 25 tahun kelahiran Hamas. Selama berada di Gaza, pria berusia 56 tahun itu menghadiri sejumlah pertemuan serta mengunjungi sejumlah rumah para pejuang Hamas yang tewas dibunuh oleh tentara dari Negara Zionis, Israel.
Kunjungannya ke Gaza bertujuan untuk menengahi strategi Hamas dengan pemimpin senior dari kelompok Palestina yang lainnya. Langkah ini diambil usai konflik selama delapan hari yang melibatkan Israel dan Gaza pada bulan November yang lalu dengan tujuan untuk dapat menyatukan pergerakan Hams dalam strategi serta keharmonisan antara para pemimpinnya.

Sejak kedatangannya ke Gaza pada tanggal 7 Desember lalu, Meshaal mendapatkan dukungan oleh ribuan pendukung Hamas. Hal tersebut tentu saja memperlihatkan bahwa masih banyak yang mendukungnya secara penuh.

“Isu terkait pemimpin Politbiro Hamas selanjutnya masih belum selesai. Akan tetapi, sampai saat ini Meshaal masih mendapatkan berbagai dukungan dari sejumlah pemimpin lainnya. Tentu saja itu menjadi hal yang baik. Ia masih menikmati karisma politik yang begitu kuat,” tukas salah satu petinggi Hamas.

“Ia memiliki peluang besar untuk kembali dipilih sebagai pemimpun Hamas selama untuk empat tahun, karena tidak ada yang mampu bersaing dengan Meshaak, jika seandainya nanti diadakan pemilihan secara internal.”

Dalam kunjungannya ke Gaza selama empat hari, Perdana Menteri Hamas, Ismail Hanaye memperkenalkan pribadi Meshaal kepada pendukung Hamas serta Publik. Ia juga memperkenalkan bahwa Meshaal adalah Pemimpin Pergerakan Hamas. Sebelumnya, sebutan itu untuk Syekh Ahmad Yassin serta Abdul Aziz Rantisi namun sudah wafat. Diharapkan kehadiran Meshaal bisa memberikan kontribusi besar seperti apa yang diharapkan demi kedamaian.

 

Berita International

 

About The Author

Reply