Berita International – Panasnya Ancaman Korea Utara, Garuda Indonesia Masih Aktif

 

Kabar dari Korea Selatan dengan semenanjung Korea yang selama beberapa hari ini terus meningkat. Walaupun terus meningkat penerbangan dari Garuda Indonesia ke kota Seoul masih tetap normal saja.

“Penerbangan Garuda ke Seoul sampai saat ini masih berjalan normal,” ujar VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto kepada wartawan , Jumat (12/4/2013). Hal ini masih belum memberikan suatu kewaspadaan bagi penerbangan Garuda Indoesia, seperti yang telah di ungkapkan Pujobroto tadi. Sudah di ketahui kalau di malam hari tadi masih ada penerbangan yang menuju ke Seoul.

Penerbangan Jakarta-Seoul (GA-878) telah berangkan pada pukul 23.45. Sudah dapat di ketahui kalau Garuda Indonesia ada penerbangan dari Indonesia ke Soul lewat bandara Jakarta dan juga Denpasar.

“Dari Jakarta ke Seoul dilayani 7 penerbangan setiap minggu, sementara dari Denpasar ke Seoul 5 kali setiap minggu. Menggunakan pesawat Airbus 330. Load factor/isian pesawat sangat bagus/penuh,” tukasnya dengan tegas kepada wartawan tadi pagi.

Sudah beberapa hari ini telah di ketahui kalau Korea Utara sudah memberikan suatu ancaman yang membuat suatu provokatif, termasuk kalau rudal yang di miliki oleh Korea Utara akan di luncurkan dan di sasarkan ke Amerika Serikat. Tanggapi akan masalah yang seperti itu, malah negara Amerika Serikat merasa tertantang. Mereka sudah menurunkan beberapa banya kapal perang untuk menembak rudal dari Korea Utara agar rudal tersebut tidak bisa jatuh ke wilayah Amerika Serikat.

Hal ini kemungkinan membuat Korea Utara juga akan lampiaskan segala amarahnya ke Korea Selatan juga. Sudah di ketahui kalau pesawat milik dari Amerika Serikat sudah mendarat di sana. Pesawat tersebut adalah pesawat bomber yang bisa menimbulkan ledakan super besar.

Muncul suatu uangkapan dari Kepala Komando Militer AS Wilayah Pasifik, Laksamana Samuel Locklear telah memberitahu para senator AS, bahwa pihaknya diminta menembak jatuh rudal Korut jika mengancam wilayah AS maupun wilayah dari negara sekutu  AS. Locklear merasa sangat yakin, bahwa militer AS akan mampu mendeteksi dengan cepat arah peluncuran rudal Korut.

 

Be Sociable, Share!