Berita International – Penembakan Dua Polisi di Roma Bukanlah Tindak Terorisme

 

Berita dari ibu kota Italia yaitu Roma, ada kabar kalau ada dua orang petugas polisi yang sudah di tembak dan terluka parah  di depan kantor Perdana Menteri Italia di Roma pada Minggu (28/4). Dari hasil dari penyelidikan aksi penembakan dari seorang pria tersebut masih di nilai bukan sebagai aksi terorisme yang sudah ancam negara atau pun terorisme.

Seperti yang sudah di laporkan di webs portal Reuters, Senin (29/4/2013), peristiwa yang sangat mengagetkan tersebut terjadi di saat berlangsungnya acara pelantikan Perdana Menteri Italia Enrico Letta, jarak dari terjadinya penembakan dengan acara pelantikan tersebut sekitar 1 km.

Hal tersebut menjadi suatu kejadian yang sudah mencemaskan banyak orang di Italia, masyarakat takut kalau aksi tersebut adalah aksi dari terorisme. Dari anggapan tersebut sang Wali Kota Roma memberikan penjelasan yang sangat detail dari modus tersebut. Gianni Alemanno mengatakan meski kondisi politik beberapa bulan terakhir ini telah meningkatkan ketegangan, namun aksi penembakan ini tidak bisa dikaitkan dengan aksi terorisme.

“Ini bukan aksi terorisme tapi pasti iklim beberapa bulan terakhir tidak membantu (kondisi kondusif di Italia),” kata Alemanno yang memberikan jawaban dari kecemasan banyak masyarakat mengenai penembakan tersebut.

Sama seperti yang telah di katakan oleh menteri Dalam Negeri Italia yaitu Angelino Alfano. Menurutnya serangan tersebut seperti suatu tindakan terisolasi dalam dampak panjangnya tidak akan menimbulkan suatu ancaman bagi keamanan bagi negara yang lebih besar lagi atau lebih mencemaskan lagi. Hal tersebut juga di katakan oleh dari perlemen Italia.

“Semua kekuatan politik harus bekerja sama untuk menurunkan ketegangan pada iklim ekonomi, sosial dan pemerintahan,” kata anggota parlemen Emanuele Fiano.

Sementara itu polisi berhasil menangkap dan mengidentifikasi pria bersenjata pelaku penembakan bernama sebagai Luigi Preiti. Pria berusia 40-an itu berasal dari Calabria, wilayah selatan yang telah lama memiliki angka pengangguran yang tinggi dan kejahatan terorganisir. Setelah di selidiki penjahat tersebut tidak mempunyai suatu sindikat yang bisa merebahkan masalah yang sama lagi.

 

Be Sociable, Share!