Berita International – Seorang Peselancar Langsung Pingsan Kena Kibasan Paus

Dari suatu cerita peselancar dari Sydney, Australia pada hari Minggu kemarin (7/7/2013) sudah di ketahui kalau dirinya telah menjadi pingsan setelah di pukul dari seekor paus yang sudah berenang di dekatnya di saat berada di Bondi Beach.

Memang dari raksasa laut yang sudah di duga telah mengibaskan ekornya dan menghantam dari pelancar sampai pingsan. Memang masih beruntung karena adanya suatu kejadian tersebut dirinya masih selamat dan tidak cidera serius.

Dari harian yang berada  di Australia seperti Sydney Morning Herald  sudah mengabarkan dan sudah di kutip dari kantor berita AFP, dari salah seseorang yang bernama Bishan Rajapakse yang mempunyai umur 38 tahun menjadi seorang dokter. Saya hanya teringat di saat dirinya berenang ada seekor paus yang memang datang menghampirinya.

Paus yang tadi memang sudah berenang di antara dirinya dan seorang peselancar lainnya.

“Di saat saya mengerti akan datangnya paus tersebut, gelap, ada bayangan hitam, dan sangat besar,” ujarnya yang sudah di laporkan di Sydney Morning Herald.

Paus yang sebelum datang dengan cara pelan, akhirnya mengeluarkan suatu semburan nafas dan membuat suatu suara yang kecil. Hari tersebut itu memang sudah di ketahui kalau banyak ikan paus yang berenang di pantai tersebut.

Akan tetapi setelah itu, dari banyaknya para medis yang datang telah di panggil karena adanya orang yang telah pingsan setelah terkena dari kibasan ekor dari ikan paus tersebut.

“Ada orang terkena kibasan ekor ikan paus dan dirinya sudah pingsan,” ujar dari para medis tersebut.

Akan tetapi pukulan dari paus kepada seorang penselancar tersebut hanya membuatnya pingsan saja. Tidak ada yang menimbulkan luka yang sangat serius pada dirinya. Pria yang sudah beruntung tersebut tidak sampai di seret ke laut dalam.

Sakti mata yang sudah mengerti akan adanya paus. Saksi mata yang sudah tahu dan katakan kalau paus yang langsung menghantam pria yang mempunyai tanah kelahiran dari Sri Lanka yang ukurannya seperti satu bus transport.

 

 

 

About The Author

Reply