Berita Kesehatan Baru – Apakah Dampak Dari Sering Masturbasi?

Di saat adanya hasrat biologis dari seseorang bisa memuncak, ada beberapa dari anak muda berjenis kelamin pria telah memilih untuk salurkan hasrat tersebut dengan cara masturbasi. Mereka yang sudah mempunyai pikiran ini menjadi suatu cara yang sangat mudah dan aman agar dari hasrat dan nafsunya bisa tersalurkan tanpa harus melalukan suatu tindakan seronoh ataupun mesum lainnya. Akan tetapi bagaimana pandangan dari para ahli medis akan masalah masturbasi tersebut?

Penjelasan berasal dari Dokter Nina Amelia berasal dari Meet Doctor memberikan keterangan kalau masturbasi atau lebih sering dinamakan dengan onani akan bisa memberikan manfaat kepada para pelakunya.

“Berada di sisi kedokteran, segala tindakan masturbasi pada dasarnya memang baik untuk kesehatan, dan di mana sangat normal bisa di lakukan dalam seminggu sebanyak 2-3 kali itu memang bagus,” ujar dari dokter Nina Amelia.

Bisa di ketahui ada beberapa manfaat yang sudah di dapatkan berasal dari masturbasi, yang diantaranya adalah peningkatan suatu konsentrasi dan fokus dari seseorang, perbaikan kualitas tidur, mengendalikan adanya stress, juga semakin meningkatkan rasa percaya diri.

“Dari tindakan masturbasi yang cukup wajar akan bisa menyehatkan tubuh kita. Karena dari aliran darah di dalam tubuh akan bisa mengalir dengan sangat lancar, dan juga bisa memunculkan perasaan tenan dan bahagia karena manjur dalam mengatas stres,” terang dari Nina menambahkan.

Akan tetapi jika masturbasi tersebut dilakukan secara berlebihan akan bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

“Sungguh hati-hati ini akan bisa menyebabkan suatu iritasi berada di dalam kulit organ vital dari pria tersebut, serta akan sering ejakulasi dini akibat adanya stimulasi saraf yang berlebihan bagi mereka yang memang sudah menikah,” terangnya lagi.

Maka dari itu sebaiknya dari aktivitas semacam masturbasi tersebut dilakukan dengan intensitas tidak sering.

“Lebihnya lagi pada remaja yang sangat menggebu nafsu dan hasratnya. Jika memang keseringan akan merusak masa depan secara psikis dan fisik,” terangnya lagi.

About The Author