Berita Kesehatan Baru – Beberapa Korban Menyatakan Dampak Mengerikan Dari Dokter Toilet

Ada seorang dokter kencatikan palsu yang mempunyai inisial bernama JS yang dimana sudah di tahan berada di Markas Polres Jaksel. Berdasarkan hasil dari penyelidikan dan pengusuan kepolisian, bisa di mengerti kalau pendidikan JS hanya sampai di tingkat SMA saja.

Dari sang dokter gadungan tersebut memang berani untuk membuka praktik abal-abalnya hanya disebabkan pernah membaca berasal dari internet dan juga berasal dari majalah langganannya.

Ada seorang pasien dari dokter kecantikan gadungan merasa sangat menggigil dan pusing pada saat menjalani adanya penyuntikan payudaranya, agar terlihat bisa lebih seksi dan padet.

“Mata saya terasa seperti buta, seperti rabun semua, berwarna putih-putih tidak jelas gimana gitu,” terang dari salah satu korban yang sudah menerangkan kepada penyidik, yang dimana tidak di ketahui nama dan identitasnya.

Korban dari praktik kedokteran kencantikan yang asal-asalan ini sudah di gelar berada di toilet plaza Semanggi oleh JS, dirinya menyatakan pengakuan adanya dampak buruk yang didapatka dari penyuntikan yang sudah di lakukan oleh JS tidak hanya dari situ saja.

Dari sang korban yang sudah menderita adanya penyakit hepatitis C yang sudah di duga dampak karena penggunaan obat-obatan yang keras sifatnya yang sudah diberikan oleh sang wanita yang berjuluk si dokter toilet tersebut menerangkan.

Dari penyakit tersebut telah terdeteksi pada saat dari korban telah memeriksakan kesehatannya berada di rumah sakit. Kepada dokter yang sudah memeriksanya, korban memang sudah sempat untuk merahasiakan apa yang sudah di alaminya.

“Pada saat saya di tanya dokter pakai obat apa saja. Saya tidak menjelaskannya kepada dokter,” terang dari sang korban.

Sebelum berada di dalam pemeriksaan dari para penyidik Polres Jaksel bisa di mengerti kalau JS berada di toilet itu telah memasangkan tarif besarnya adalah 6 juta untuk pasien yang ingin bisa mempercantik dan melakukan pembedahan dan penyuntikan.

Semenjak dari kasus tersebut bisa terkuak, kini sudah ada sebanyak 6 orang yang menjadi korban dari praktik asal-asalan JS yang sudah di laporkan ke Polres Jaksel.

About The Author