Berita Kesehatan – Butuh 10 Menit, Nyawa Melayang Karena Sianida

 

Dengan zat racun sianida yang sudah di gunakan oleh tersangka untuk membunuh Wayan Mirha Salihin, dimana hanya membutuhkan waktu singkat untuk bisa membunuh korbannya. Kini dari Kombes Musyafak yang selaku menjadi Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya memberikan penjelasan , dari kerusakan organ tubuh disebabkan karena racun berbahaya dari sianida ini memang sangat cepat sekali. Tidak membutuhkan waktu lama, hanya butuh 1 menit saja.

“Hanya dengan 15 detik saja akan bisa masuk ke dalam sel tubuh,” terang dari Musyafak pada saat di temui berada di Mapolda Metro Jaya untuk hari ini Selasa (2/2/16).

Setelah bisa masuk ke dalam tubuh, hanya membutuhkan waktu tiga menit saja akan bisa memberikan gangguan pada pernafasan manusia. Ritme dari pernafasan manusia memang langsung tidak bisa teratur lagi, cepat dan singkat menjadi lebih dangkal. Serupa dengan sesak nafasnya.

“Ini disebabkan karena reaksi adanya racun sianida menyebabkan tubuh memerlukan oksigen dengan kapasitas sangat banyak,” tambah dari Musyafak menjelaskan.

Hal ini nantinya bisa membuat organ pernafasan seperti paru-paru akan bisa bekerja lebih ekstra lagi dan membuat suplay darah akan bisa terganggu menuju ke beberapa organ vital manusia.

“Hal ini nantinya akan bisa mengakibatkan frekuensi pernafasan membutuhkan banyak lagi oksigennya,” terang dari dirinya lagi.

Dari frekuensi pernafasan itu sendiri akan bisa lebih menjadi-jadi lagi sampai dengan 10 menit setelah racun sianida itu bisa di telan oleh manusia tersebut atau menghirup gas sianida. Sampai manusia tidak sadarkan diri, berada di fase ini menjadi fase yang sangat kritis sekali.

“Kebutuhan oksigen sangat banyak ini membuat aktivitas otot jantung bisa terganggu. Dan inlah masa-masa klimak kritis dari manusia tersebut,” tambahnya.

Akan tetapi, pada saat di tanyai apakah yang sudah di alami Mirna dan reaksi Mirna perfasenya sama, kini dari Musyafak masih enggan untuk memberikan penjelasan.

Be Sociable, Share!