Berita Kesehatan Dunia – Ebola Sudah Berada Di Singapura

 

Berita dunia yang memberikan kabar tentang masalah penyakit Ebola yang saat ini memang sangat membahayakan sekali. Dari penyakit tersebut yang sudah di sebutkan di temukan berada di Singapura.

Publik negara Singapura yang mendadak menjadi heboh untuk hari ini setelah dari seseorang perempuan yang berasal dari Nigeria di larikan ke rumah sakit karena sudah diduga mendapatkan inveksi penyakit mematikan Ebola. Perempuan Nigeria tersebut yang sudah di pindahkan dari RS Gleneagles ke RS Pusat Penyakit Menular Tan Tock Seng (TTSH) disebabkan dirinya mendapatkan deman yang sangat tinggi.

Mengerti dari stasiun berita Channel News Asia, yang sudah di kabarkan untuk hari ini, Kamis (14/8/14) memberikan lansiran kalau informasi tersebut yang sudah di tulis dari harian terbesar berada di Singapura , seperti Straits Times dan dipublikasikan di Twitter.

“Bisa di mengerti kalau Singapura saat ini bisa di mungkinkan mempunyai penderita kasus penyakit #Ebola,” ujar dari media ST tersebut memberikan penjelasan lebih tegas lagi.

Akan tetapi di sekitaran pukul 16.27 waktu setempat, media ST memberikan informasi klarifikasi yang sudah sebutkan perempuan tersebut ternyata tidak terinfeksi Ebola yang sudah di hebohkan sebelumnya. Dan setelah itu informasi di twitter langsung di hapus oleh ST.

Seperti anggapan dari Direktur RS TTSH, Philip Choo, yang dikutip ST memberikan ungkapan kalau perempuan tersebut yang tidak mempunyai kontak dengan pasien penderita Ebola atau orang yang di duga telah mendapatkan virus tersebut.

Pernyataan yang ada dari Direktur RS TTSH tersebut yang langsung di pertegas oleh Kementerian Kesehatan (MOH).

“MOH menginginkan klarifikasi tidak ada penderita kasus Ebola yang berada di Singapura untuk saat ini. Kasus yang selama ini sudah banyak di bicarakan dan pertanyakan oleh banyak public yang ada yang memang berasal dari RS TTSH. Akan tetapi perempuan itu tida termasuk dari penderita Ebola. MOH yang akan terus bisa memantau secara dekat situasinya dan akan terus menilai langkah pencegahan terbaik,” ujar dari perwakilan MOH berada di sebuah pernyatan yang ada.

No related content found.

Be Sociable, Share!