Berita Kesehatan – Implan 3D Tulang Punggung Sudah Diciptakan

Perkembangan yang ada tentang namanya 3D bukan hanya menjadi bahan ujicoba di luar manusia saja. Karena ini telah tercipta dari terobosan baru yang sudah di lakukan oleh peneliti yang berasal dari Peking University Third Hospital, Tiongkok.

Dari peneliti tersebut yang sudah berhasil untuk mengimplan tulang belakang cetakan 3D berada di dalam tubuh anak laki-laki yang masih berusia 12 tahun. Langkah implant tersebut di lakukan untuk memberikan bantuan kepada bocah tersebut yang sudah menderita kanker tulang belakang.

Setelah mengutip berasal dari media Engadget yang keluar untuk hari ini, Senin (25/8/14) yang sudah berhasil melaporkan kalau tulang pengganti tersebut di buat dari bubuk titanium yang mirip dengan yang di gunakan berada di implant ortopedi. Memang biasanya implant tradisional menggunakan metal dan polimer.

Beda sekali dengan implant tradisional, peneliti yang sudah menjanjikan dengan implant 3D ini memang lebih aman dan lebih awet akan fungsinya daripada dengan implant tradisional.

Dari implant tulang khusus tersebut yang sudah berhasil untuk di rancang dengan bentuk tulang belakang asli dari bocah tersebut. Tulang pengganti itu juga tidak membutuhkan semen ataupun juga sekrup yang bisa menyangga tubuh bocah tersebut. Dengan demikian bisa di mungkinkan kalau penyembuhan yang lebih cepat untuk sang bocah itu tadi.

Untuk bisa memberikan dukungan pertumbuhan dari tulang baru itu, berada di tulang 3D tersebut akan bisa di desain dengan adanya lubang-lubang kecil. Ini bisa di mungkinkan tulang yang alami bisa tumbuh berada di tubuh sampai nantinya membuat bagian stabil dan permanen untuk tulang belakang tadi.

Saluran berita yang berasal dari Tiongkok, CCTV yang sudah berhasil untuk menampilkan hasil operasi tersebut,  dan nantinya tidak akan bisa di rilis ke public di dalam beberapa waktu yang akan datang. Hanya saja bisa di sebutkan bocah akan tetap harus bisa menggunakan tulang 3D tersebut selama setidaknya 3 bulan atau bahkan lebih dari itu.

About The Author