Berita Kesehatan – Kisah Vaksin Palsu Dari Tahun Ke Tahun dari BPOM

 

Kabar di beberapa hari ini masih mengenai tentang masalah ditemukannya praktik pembuatan atau produksi massal vaksin palsu yang menghebohkan banyak masyarakat. Kini dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan ungkapan akan alasan balik akan lambannya penanganan vaksin palsu yang sudah beredar sangat abstrak berada di kalangan masyarakat.

Menyebutkan berada di dalam konferensi pers yang sudah di laksanakan ada di Jakarta, Drs. T. Bahdar Johan H., APT yang telah menjadi Plt Kepala Badan POM menyebutkan kalau sudah mengikuti yang namanya perjalanan kasus vaksin palsu semenjak tahun 2008 lalu. Hanya saja adanya beberapa aturan yang ada, BPOM tidak sepenuhnya mempunyai kewenangan untuk bisa mengikuti vaksin berada di dalam sarana kesehatan resmi. Untuk lebih jelasnya lagi adalah, BPOM yang akan memantapkan kronologis kejadian delapan tahun terakhir ini yang ada sangkut pautnya dengan peredaran vaksin palsu tersebut.

Seperti pada tahun 2007 silam sudah di temukan vaksin palsu yang dimana tidak sesuai dengan persyaratan secara sporadis. Akan tetapi disayangkan temuan ini sangat sedikit. Selanjutnya berada di tahun 2013, BPOM sudah mendapatkan laporan berasal dari perusahaan resmi farmasi Glaxo Smith Kline (GSK) adanya suatu pemalsuan produk dari GSK yang sudah di lakukan oleh dua sarana yang tidak mempunyai kewenangan dalam melakukan praktik dalam masalah farmasinya. Dari laporan tersebut langsung di tangani oleh sang tersangka yang di kenai sanksi dari Pasal 198 UU no 36 tahun 2009.

Setelah itu ada di tahun 2014, pihak dari BPOM yang sudah melakukan penghentian sementara kepada Pedagang Besar Farmasi yang sudah menyalurkan produk vaksinnya dengan cara ilegal. Setelah di tahun berikutnya, BPOM kembai telah mendapatkan kasus peredaran vaksin palsu ada di beberapa rumah sakit ada di daerah Serang, Jawa Barat. Sampai sat ini kasus masih dalam proses tindak lanjut secara pro justitia. Setelah itu di tahun 2016 ini yang masalah kasus pemalsuan vaksin kemarin. Yang sudah di produksi secara perumahan.

Be Sociable, Share!