Berita Kesehatan – “Pekan Peduli Klitoris” Internasional di Langsungkan 7 Hari

Begitu banyak hari perayaan untuk memperingati suatu hal yang dianggap perlu untuk diperingati. Contohnya hari AIDS sedunia, hari buruh sedunia, dan masih banyak lainnya. Namun nampaknya akan ada satu lagi tambahan hari untuk menambah daftar hari-hari peringatan atau perayaan.

Dimana selama sepekan ini akan dilaksanakan tambahan perayaan tersebut. Topik perayaan ini merupakan perayaan yang pertama kali akan dilaksanakan yaitu “Pekan Peduli Klitoris Internasional”. Perayaan tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 6-12 di bulan Mei. Selama 7 hari tersebut khusus akan diperingati sebagai i hari untuk merayakan bagian penting yang dimiliki wanita dan yang paling dianggap sensitif. Bagian penting dan sensitif ini adalah klitoris.

Ide ini digagas oleh sebuah organisasi yang berada di Las Vegas yaitu organisasi Clitoraid. Dimana organisasi tersebutlah yang merancang untuk diadakannya perayaan Pekan Peduli Klitoris. Bagi mereka Pekan Peduli Klitoris Intrenasional ini dianggap sebagai rasa kepedulian mereka terhadap para korban wanita di seluruh dunia yang dimutilasi kelaminnya.

Menurut juru bicara Clitoraid, Nadine Gary yang dilansir dari Huffingtonpost pada hari Jum’at (3/5) mengatakan , “ Kami telah memperhatikan bahwa klitoris belum mendapatkan banyak perhatian. Itu membuat orang merasa tidak nyaman. Untuk minggu ini, kami tidak ingin hanya fokus pada pemotongan kelamin.”

Acara yang digelar untuk perayaan “Pekan Peduli Klitoris” secara Internasional ini bakalan di laksanakan dalam seminggu utuh di bulan Mei pada minggu pertama. Dimana bulan Mei ini juga merupakan bulan peringatan Masturbasi Nasional di Amerika Serikat.

Gary mengatakan, “Ada batasan tabu seputar seksualitas. Kami ingin menunjukkan dan berbicara tentang hal itu. Kami ingin mendorong perempuan berbicara dan merayakan seksualitas mereka.”

Dalam mendorong munculnya minat dalam ‘Clitoris Week’, Gary mengajak pada seluruh anggota Clitoriaid supaya mengenakan pakaian yang bergambarkan vagina dengan ukuran besar dan juga dengan mengedarkan selebaran di sekitar Las Vegas Strip.

Gary sendiri menganggap pekan yang akan dilaksanakan ini merupaka pekan yang dianggap tak wajar atau berkonotasi aneh. Namun rasanya si Gary ini sudah mempunyai banyak pengalaman membuat kampanye yang aneh-aneh. Dimana sebelumnya si Gary ini pernah berkampanye dengan topik yang diusungnya “Go Topless Day”, kampanye ini dimaksudkan untuk meberikan reaksi dari undang-undang. Undang-undang itu menyebutkan, jika wanita dilarang keluar rumah tanpa busana.

 

About The Author

Reply