Berita Kesehatan Terkini – Makanan Cepat Saji Picu Berbagai Penyakit

 

Berita Kesehatan Terkini – Saat ini konsumsi masyarakat terhadap makanan siap saji sudah menjadi salah satu gaya hidup. Mulai dari balita sampai dengan orang tua terlihat ramai duduk dan lahap menyantap berbagai macam menu makanan di beberapa restoran makanan siap saji. Seperti yang kita ketahui bahwa makanan siap saji ini paling banyak berasal dari negara-negara Barat dan saat ini menjadi hal umum bagi masyarakat.

Padahal jika kebiasaan itu semakin sering dilakukan maka akan semakin tidak baik bagi kesehatan. Perlu diketahui bahwa makanan siap saji ini kandungan nutrisinya sangat minim.

Investigasi yang dilakukan oleh salah satu lembaga yang bernama NBC Dateline menuturkan bahwa sebanyak 60 persen restoran- restoran siap saji telah melanggar kode etik kesehatan. Salah satu kode etik yang telah dilanggar oleh beberapa restoran siap saji tersebut adalah buruknya sanitasi yang ada di dapur restoran. Padahal dapur merupakan tempat utama yang harus diperhatikan kebersihannya karena disitulah tempat pengolahan makanan. Selan itu masuknya binatang kotor seperti tikus, cecak dan serangga lainnya sehingga meningkatkan berbagai resiko penyakit.

Beberapa penelitian lainnya juga menemukan bahwa seseorang yang mengkonsumsi makanan siap saji dalam dua kali seminggu bahkan lebih maka memiliki resiko terkena penyakit Diabetes 27 % lebih besar dari orang yang kurang atau tidak mengkonsumsi makanan siap saji. Selain Diabetes pengkonsumsi makanan siap saji juga akan mudah terserang penyakit Jantung, seperti penelitian yang dilakukan di Singapura yang menyebutkan bahwa terdapat sebanyak 1.397 orang yang meninggal dunia akibat terserang penyakit jantung yang disebabkan mengkonsumsi makanan siap saji terlalu berlebihan.

Selain itu makan ini juga dapat meningkatkan kerusakan pada memori otak manusia yang pada akhirnya mengancam terjadinya pikun di usia dini. Kandungan lemak jenuh serta karbohidrat yang berlebih dalam setiap sajiannya  akan menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan.

Untuk itu masyarakat Indonesia saat ini diminta untuk mengurangi konsumsi terhadap makanan siap saji karena dapat mengancam kesehatan. Sebaliknya untuk mengembalikan kesadaran masyarakat maka pemerintah tengah menggalakkan rajin konsumsi makanan tradisional Indonesia.

 

Berita Kesehatan Terkini

Be Sociable, Share!