Berita Kisah Dunia – Dua Tahun Di Sekap, Tiga Gadis Berhasil Lolos

Seperti dari tiga orang wanita yangn beradal di Arizona, Amerika Serikat yang sudah di ketahui kalau dirinya di sekap selama dua tahun di kamar. Lebih mengenaskan kalau dari dua perempuan tersebut di sekap oleh sang ibunya sendiri. Mereka yang mengalami siksaan dari sang ibu berupa siksaan psikologis. Di dalam kamar tersebut mereka di paksakan untuk mendengarkan adanya musik yang sangat keras dan suara yang statis.

Hal ini yang sudah di beritakan dalam laman resmi CNN, kamis hari ini, tanggal 28 November 2013. Dalam seperti kasus tersebut yang memang sudah terungkap di mana setelah sang korban selama dua hari, mereka yang masih berusia 12 dan 13 tahun  telah berlari kabur dari kejaran sang ayah tirinya untuk menuju ke tetengga untuk meminta suatu perlindungan. Hal ini dilakukan mereka di hari Selasa lusa kemarin. Pada saat itu para anggota polisi yang langsung untuk menggeledah dari tempat wilayah Tucson tersebut, mereka yang akan temukan salah satu korban yang lainnya yang berusia 17 tahun.

Memberikan suatu keterangan kepada polisi. Dan akhirnya Kepala polisi Tucson Roberto Villasenor memberikan ungkapan pada saat di temukan kondisi dari mereka yang memang sangat mengenaskan. Dari ketiga korban tersebut yang sudah mengalami suatu malnutrisi dan badan mereka terlihat sangat kumuh dan kotor. Bisa di ketahui dari kotornya badan mereka, mereka mandi di empat bulan yang lalu. dan mereka semua akui kalau setiap harinya makan hanya satu kali.

“Pada saat dirinya berlari untuk menuju ke rumah tetangga, kaki mereka yang tanpa alas, tanpa adaya sepatu. Dan mereka yang sudah terlihat sangat lusut seperti habis bangun tidur,” ujar dari Kepala Polisi tersebut.

Dari ketiga anak tersebut yang sudah di sekap dalam rumah selama dua tahun lamanya. Terlihat dari ketiganya yang seperti baru bertemu. Bisa di duga mereka yang di sekap terpisah oleh sang pelaku, di mana dirinya adalah ayah tiri dan juga ibu kandung mereka, di ketahui bernama Fernando Richter, 34, dan Sophia Richter, 32.

About The Author

Reply