Berita Kisah Tragis – Bayi 5 Tahun Ditemukan Dibawah Puing-Puing Pasca Gempa Nepal

Berada di saat dari Rasmila telah berjalan pulang dari tokonya di hari Sabtu minggu lalu, dengan sangat mengejutkan kalau bumi dengan tiba-tiba telah mengguncang hebat. Dengan mata nanar, dirinya merasa tidak berdaya, mengerti bangunan tempat tinggalnya yang runtuh.

Dari sang perempuan tersebut yang semakin panik. Dirinya yang mengerti benar berada di dalam bangunan tersebut, berada di bawah reruntuhanya, ada anak-anaknya. Dimana dari Soniya yang saat ini berusia 10 tahun dan putranya yang bernama Sonies yang baru berusia 5 bulan.

“Saya yang langsung untuk berteriak sejadi-jadinya, berlari-lari dan meminta bantuan kepada para tetangga,” terang dari dirinya yang sudah memberikan cerita kepada para wartawan mengigat adanya kejadian yang sudah terjadi pada saat itu, di terangkan kepada media CNN, hari ini Jumat (1/5/15).

Mengerti adanya kondisi seperti beberapa gedung yang sudah luluh lantak karena gempa yang sangat dashyat di Nepal, Rasmila merasa sudah pasrah. Kemungkinan dari anak-anaknya tersebut tidak bisa untuk diselamatkan.

Lebihnya lagi adanya situasi paca gema memang sungguh sangat memprihatinkan sekali. Ada beberapa tumpukan puing-puing yang berada berserakan di sana. Semuanya nyaris memang terlihat rata dengan tanah. Hanya ada botol soda yang sudah mencuat dan sepotong pakaian yang sudah terlihat berada di antara bata yang sudah remuk dan hancur yang sudah mengindikasikan, pernah ada dari orang yang sudah hidup di sana.

“Saya yang merasa mati rasa pada saat itu,” terang dari perempuan yang saat ini berusia 35 tahun.

“Aku yang tidak bisa mendengarkan apapun, tidak mengerti apakah dari mereka saat ini masih hidup,” terangnya lagi menjelaskan.

Suami dari Rasmina, yang bernama Sham Krishna Awal kini berusia 35 tahun masih bekerja pada saat gempa tersebut mengguncang. Dirinya mencari nafkah untuk bisa menjadi sopir angkutan.

Akan tetapi apa yang terjadi, kedua anak-anaknya tersebut di temukan masih hidup. Lebihnya lagi yang ada sang adiknya yang masih bayi ditemukan setelah tertimbun dari beberapa puing-puing selama 22 jam.

About The Author