Berita Konflik Dunia – Alasan Balas Dendam, ISIS Serang Irak

Terjadinya konflik berada di Irak untuk akhir akhir ini sudah menjadi ajang balas dendam dari kelompok yang telah bertikai. Di ketahui untuk kelompok pertama, mempunyai hasrat untuk membalas dendam kepada kelompok kedua karena kelompok ke dua yang membalas dendam kepada kelompok yang kedua. Dan dari saling balas dendam tersebut tidak ada habisnya sampai saat ini.

Sebagaimana yang sudah di kabarkan dalam media Daily Mail, hakim yang sudah memberikan penjatuhan hukuman mati kepada mantan pemimpin Irak, Sadam Hussein yang memang sudah di culik dan di bunuh oleh kelompok militant ISIS, hal tersebut yang di ketahui berasal dari pengakuan dari ISIS yang bernama Raouf Abdul Rahman, dirinya yang menjatuhkan hukuman gantung kepada dictator tersebut pada tahun 2006 silam. Dan saat ini di kabarkan telah di bunuh menjadi suatu bentuk pembalasan dari kematian Saddam Hussein.

Kematian dari seorang hakim tersebut masih belum juga di benarkan pemerintah Irak, akan tetapi pejabat yang belum memberikan bantahan dari beberapa laporan-laporan penculikan kepada dirinya. Dirinya yang sudah di kirakan telah di culik pada tanggal 16 juni dan meninggal dunia dua hari setelah di culik tersebut.

Dari perdana menteri Yordania yang bernama Khalil Attieh, menuliskan di laman facebooknya kalau sang hakim yang menjad ketua pada Pengadilan Pidana Tertinggi Irak semasa Saddam Huseein telah di tangkap dan di bunuh.

Seperti anggapan dari Al-Mesyroon, “Di ketahui kalau pasukan revolusioner Irak yang sudah berhasil meringkusnya dan memberikan hukuman mati atas pembalasan dendam setelah di bunuhnya Saddam Hussein,”

Attieh memberikan ungkapan kalau sang hakim sudah berusaha untuk melarikan diri, namun masih gagal, padahal sudah menyamar menggunakan pakaian seorang penari.

About The Author