Berita Konflik Dunia – Pertempuran Gaza Dimata Professor

 

Suatu pertempuran yang sudah terjadi berada di Gaza seperti saat ini, menjadi episode baru dari saya yang sudah di mulai lagi pada saat negara Israel di tahun 2005 silam menarik pasukan dari wilayah tersebut. Akan tetapi kemudian dirinya menerapkan blockade pada tahun 2007 setelah dari Hamas memegang kendali berada di Gaza.

Terjadinya pertempuran saat ini menjadi salah satu konflik keempat terbesar yang terjadi dari negara Israel dengan Palestina berada di Gaza. Pemerintah Israel dengan retorik sebutkan serangan meraka lakukan tersebut sudah berlangsung dalam skala kecil dan semakin meningkat, dengan suatu tujuan merusak Hamas.

Akan tetapi pada kenyataannya, negara Israel yang mendapatkan keuntungan semenjak Hamas memimpin berada di Gaza. Hal tersebut bisa membuat Israel dengan mempermainkan Fatah melawan Hamas.

Adanya rekonsilisasi antara dari Hamas dan Fatah tersebut berada di sebuah pemerintahan bersatu sepertinya akan menjadi suatu motivasi bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk bisa menginvasi serangan yang ada.

Dengan adanya suatu kenyataan tersebut, Israel yang sepertinya telah meremehkan dari sitap sedia dan kemampuan yang ada dari para warga Palestina untuk bisa berperang. Terdapat di pertempurang Operasi Pilar Keamanan yang terjadi pada tahun 2012 silam, bisa di ketahui sebanyak enam warga Israel yang sudah tewas termasuk dua prajurit inti. Sementara dari Palestina yang sudah meninggal sebanyak 158 warga, yang di mana dua pertiganya adalah warga sipil.

Dan selanjutnya semakin bertambah lagi seperti pada tahun 2008-2009, Palestina yang sudah kehilangan banyak korban jiwa yang bisa mencapai 1400 jiwa. Sementara dari Israel meninggal sebanyak 10 orang.

Dengan adanya semua itu, bisa di simpulkan Israel sepertinya telah memperkirakan mereka akan bisa melakukan operasi di Gaza tanpa menimbulkan adanya korban jiwa. Fakta yang terbukti adanya Iron Dome mereka yang sangat efektif dalam melindungi membuat Israel semakin bangga dengan kehebataanya.

“Walaupun dari Israel yang akan terus melakukan serangan udara dan sudah menewaskan sampai dengan 800 warga Palestina, sudah jelas sekali kalau Hamas telah meningkatkan kemampuan mereka dari darat. Karena dari udara jelas mereka sangat gagal. Seperti dari perang urban,” ujar dari Sejarah University of California, Santa Barbara Adam Sabra, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (3/8/2014).

Be Sociable, Share!