Berita Konflik Negara – Boko Haram Bunuh Istrinya Sebelum Melarikan Diri

Seperti dari kelompok militan Boko Haram yang sudah berhasil untuk membantai para istri mereka, sebelum pada akhirnya kabur karena merasa sangat takut terbunuh dalam pertempuran dengan beberapa pasukan berasal dari Nigeria yang berada di luar kota Bama.

Berasa dari saksi mata yang sudah di kutip dalam laman media Daily Mail, pada hari Jumat kemarin (20/3/15), menyebutkan kalau dari wanita yang sudah beberapa kali di bantai tersebut adalah korban yang sudah di culik dan juga di paksakan untuk menikah dengan para militan Boko Haram.

Maka dari itu, mereka yang merasa sangat khawatir kepada para wanita yang itu akan merasa sangat senang, setelah di selamatkan dan menikah bersama dengan para tentara.

“Semua teroris yang menyebutkan tidak akan membiarkan kepada para istrinya mereka untuk menikah lagi nantinya,” terang dari Sharifatu Bakura.

Militer Nigeria yang sudah di bantu dengan pasukan dari Chad, Niger dan Kamerun mendapatkan suatu kemenangan besar dalam beberapa hari ini. Akan tetapi dari warga sipil yang mendapatkan suatu ancaman serius.

Boko haram yang sudah melampiaskan adanya kekalahan ini dengan menyerang kepada beberapa warga sipil yang ada di beberapa desa. Sharifatu yang di ketahui dirinya adalah seorang ibu yang berasal dari tiga anak, sudah mengatakan kalau Boko Haram akan bisa memutuskan kabur dari desa Bama ke kota Gwoza, sebelum tibanya dari pasukan Nigeria.

Berasa dari kelompok radikal yang sudah melakukan sumpah setia untuk bisa bergabung bersama dengan ISIS di Irak dan Suriah tersebut, sudah melakukan pembunuhan kepada semua lelaki yang berada di Bama setelah itu memaksa kepada para wanita yang ada di Bama untuk menikah dengan mereka di tahun 2014 lalu.

Abba Kassim, seorang yang berasal dari Bama yang berhasil lolos dari serangan Boko Haram ikut dalam suatu serangan dengan pasukan Nigeria untuk bisa memperebutkan kembali kampung halamannya, untuk hari Senin pekan lalu. Kassim sebutkan ada beberapa jenazah wanita yang berasal dari desa Bama telah di bunuh oleh Boko Haram.

About The Author