Berita Kriminal Artis – Kini Gitaris Band Geisha Harus Berurusan Dengan Polisi

 

Dari adanya suatu kabar yang ada saat ini muncul dari informasi Polres Metro Jaya Jakarta Pusat yang berhasil untuk meringkus sang gitaris band Geisha yang bernama Roby Satria. Dirinya di tangkap langsung oleh polisi di karenakan mempunyai suatu ganja yang beratnya adalah 5,6 gram. Dari ganja tersebut yang sudah di beli oleh RD salah satu temannya yang berada dalam kontrakannya untuk bisa di nikmati bersama-sama. Dari salah satu tersangka yang mempunyai inisial nama HEN kini sudah di tangkap sekalian.

Dari wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP bernama Umar S Fana yang sudah di temui pada saat adanya jumpa pers yang berada di kantornya, Sabtu hari ini (19/10/13). Dirinya menjelaskan dari adanya penangkapan yang sudah dilakukan pada kemarin harinya tepatnya pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB yang berada di rumah kontrakan Roby. Kontrakan tersebut berada di kawasan Pengadegan, Jakarta Selatan.

“RS yang inisial dari Roby Satria yang sudah berhasil di tangkap tadi malam tepatnya pukul 19.00 WIB. Apakah dari RD tersebut adalah pengedar? Pengedar kan bisa di katakan penjual. Akan tetapi untuk saat ini dirinya hanya membelikan saja. Saya akan tanyakan mereka akan dapatkan bayaran berapa? Mereka yang sudah tidak menjawab dengan yang sudah mereka juga melakukan bersama sama.

Sementara dari Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat yang bernama AKBP JR Sitiinjak yang memberikan penjelasan kalau polisi akan masih mengembangkan dari semua kasus-kasus ini dan mencari siapa yang menjadi penjual barang haram tersebut.

“Untuk saat ini yang sudah di ringkus oleh anggota polisi adalah HEN dan RS itu gajiannya yang sudah di peroleh dari RD sang gitaris band papan atas tersebut. Dengan sangat rapi bungkusan dari ganja tersebut di berikan di rokok Marlboro yang berwarna putih di dalam,” ujar darinya menjelaskan lebih detail.

Maka dari itu dari semua orang di atas dapatkan pasal 111 (1) UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta.

Be Sociable, Share!