Berita Kriminal Baru – Rahasia Terungkap, Jagal Manusia Seperti Muhyaro

 

Walaupun sudah di tutup-tutupin dengan serapat-rapatnya memang aksi dari kriminal tersebut akan bisa di ketahui. Seperti yang sudah di kerjakan dari pria yang berumur 45 tahun bernama Muhyaro yang berasal dari  Lereng gunung Sumbing, dusun Petung, Windusari, Kota Magelang. Dirinya sudah terungkap kalau tidak hanya menjadi penipu saja, akan tetapi juga telah membunuh sebanyak 3 orang. Muhyaro yang saat ini juga sebabkan gugurnya sang perwira tinggi dari AKP Yahya R Lihu.

Kedok yang sudah di lakukan oleh Muhyaro tersebut yang menjadi jagal sudah di ketahui yang di usut dari pollisi akan kasus penipuan dan hilangnya naak dari guru besar Universitas Diponegoro Semarang  yang bernama Yulanda Rifan. Di suatu laporan yang sudah sebutkan kalau Rifan tidak di mengerti di mana keberadaanna setelah berpergian ke alun-alun Magelang untuk awal Juli 2013 lalu. Muhyaro yang sudah di deteksi menjadi orang yang terakhir kali menghubungi Rifan.

Polisi yang akhirnya sudah mengembangkan dari kasusnya tersebut. Yang akhirna Muhyaro yang sudah akui  membunuh Rifan dan telah menguburnya berada di dekat rumahnya. Kemudian pada saat pukul 2 dini hari Kamis kemain, AKP Yahya yang sudah menjadi Kanit Resmob yang bersama dengan para pasukannya menyuruh kepada Muhyaro untuk bisa menunjukkan tempat di mana dirinya mengubur para korbannya.

Yahya yang sudah memborgol Muhyaro tersebut yang dan ikatkan ke tangannya yang di mana tersangka terebut tidak akan bisa kabur. Keduanya yang sudah turun yang akhirnya Muhyaro melompat ke jurang, AKP Yahya tadi ikut terseret jatuh.

Muhyaro yang sangat nekad tersebut akhirnya bersama dengan Yahya sudah di temukan pada rimbunan dari pepohonan yang berada di jurang. Dalam evakuasi tersebut membutuhkan waktu yang lama. Akan tetapi pada saat di evakuasi Muhyaro tersebut sudah tewas, dan AKP Yahya dalam keadaan yang sangat kritis dan akhirnya juga telah meninggal dunia.

Mereka semua telah di urus oleh pihak kepolisian. Untuk penyidikan yang lebih lanjutnya, untuk menemukan di mana mayat tersebut berada, pihak dari kepolisian yang menggunakan anjing palacak dan akhirnya sudah menemukan 3 mayat dalam kuburan yang letaknya  di kebun Muhyaro, 1 km dari rumahnya. Ketiga mayat tersebut masih di identifikasi polisi.

 

 

No related content found.

Be Sociable, Share!