Berita Kriminal Baru – Tikus Bagasi, Kutil Saat Masukkan Barang Ke Pesawat

 

Sebanyak dari empat pekerja yang menjadi pengangkut barang atau di sebut denga porter berada di Bandara Supadio, Pontianak, Kalbar yang sudah di tetapkan untuk menjadi tersangka. Mereka berempat telah di tetapkan lantaran telah mencuri dari barang yang di miliki penumpang dari maskapai Lion Air. Tidak lama untuk menemukan pelaku pencurian tersebut, hanya membutuhkan waktu satu hari saja pencuri tersebut berhasil di ringkus.

Mereka berempat adalah, Supandi, Suheri, Ateng, dan Fitriandi berprofesi menjadi pekerja pengangkut barang dari PT Prahita Titian Nusantara (PTN) yang berhasil di tangkap dari tim gabungan dari Kantor Pelaksana Pengaman Pelabuhan Utara (KP3U) di Bandara Supadio dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, untuk hari Sabtu pekan yang lalu (4/1/14).

Dari kepala KP3U di bandara tersebut, yang bernama AKP Cucu Safiyudin yang memberikan keterangan untuk hari Selasa kemarin, (7/1/14). Dirinya katakan kalau setelah mendapatkan info akan adanya pencurian barang yang di miliki oleh penumpang pesawat di Bandara Soekarno – Hatta, Jakarta langsung dari pihaknya memerintahkan seluruh kelompoknya melakukan investigasi.

Banyaknya dari 16 karyawan outsourcing dan juga dari beberapa pegawai dan sekuriti berasal dari Bandar udara tersebut langsung menjalani pemerikasaan. Kamera pengintai seperti CCTV juga di lihat dengan sangat detail.

“Kami yang langsung untuk menganlisa, kami harus cepat untuk mempersempit dari ruang gerak mereka, di mana mereka telah melakukan pembongkaran dari barang-barang milik penumpang. Kami menggunakan dengan teknik investigasi kami. Pada akhirnya kami mendapatkan empat tersangka tersebut. mereka telah melakukan hal tersebut pada saat mereka memasukan barang-barang penumpang di body pesawat,” ujar dari Cucu tadi.

Setelah mendapatkan barang tersebut para tersangka menyimpannya di semak-semak yang ada di sekitar sana. Untuk ancaman hukuman yang masih di bicarakan oleh pihak kepolisian, yang terpenting dari empat orang tersebut sudah tertangkap. Masih di khawatirkan empat orang tersebut nasib sial karena terpergoki, bisa jadi dari karyawan di manapun lakukan hal tersebut.

Be Sociable, Share!