Berita Kriminal – Begini Cara Kerja Pembobol ATM Beli Pin Dengan Bitcoin

 

Berasal dari Kepolisian Daerah Metro Jaya yang dimana sudah berhasil untuk menangkap adanya komplotan pembobol rekening bank yang sudah beraksi berada di dalam penjara untuk beberapa hari yang lalu. Dari Ajun Kombes Didik Sugiarto yang menjadi Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menyebutkan kalau dalang komplotan yang bernama E atau ES berusia 41 tahun tersebut yang saat ini sudah berstatus tersangka menguras dari puluhan rekening bank dengan suatu modus penggandaan kartu ATM.

Didik sendiri telah menjelaskan kalau ES telah membobol rekening dengan cara membeli kartu ATM yang memang sudah di sertai pin yang sudah di beli dari tiga situs yang ada.

“Dirinya yang sudah membelinya menggunakan bitcoi besar harganya adalah antara dari US$ 300 hingga US$ 700,” terang dari Didik yang sudah disebutkan berada di kantornya, Polda Metro Jaya, untuk hari Minggu kemarin (23/8/15).

Dari pembelian ATM tersebut seperti keterangan dari Didik, sudah di lakukan oleh E berada di dalam penjara dengan menggunakan telepon seluler. Itu di sebabkan karena E sudah di bantu oleh W rekannya masih berusia 32 tahun. Tugas dari W sendiri adalah membantu E untuk melakukan pembayaran melalui bitcoin. Tiga hari setelah dari pembayaran, dari kartu ATM pesanan tersebut akan bisa di kirimkan ke alamat pemesan.

“E sendiri yang sudah meminta kepada alamat kantor pos terdekat. Dirinya meminta kepada bantuan ojek yang dimana dahulunya juga menjadi mantan napi untuk bisa mengambil adanya paket tersebut dari kantor pos di tujukan kepada LP. Setelah dari paket tersebut di terimakan oleh maka paket itu di serahkan kepada W,” terang dari Didik lagi.

Tugas dari W sendiri adalah untuk bisa menarik beberapa penarikan uang di mesin ATM. Kabarnya sudah beberapa kali penarikan karena sudah di awali semenjak Februari yang lalu.

Be Sociable, Share!