Berita Kriminal – Bolos, Anak Dianiaya Ayah Sampai Meninggal Dunia

 

Salah seorang siswi kelas III SMP Karya Kot’olin bernama Virgo Nenohalan (14), berasal dari Desa Binenos, Kecamatan Kot’olin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, sudah di ketahui telah tewas setelah selama dua hari lamanya dirinya telah menjadi korban amukan aniaya oleh sang ayahnya, yang bernaa Eduard Nenohalan (39), berada di rumahnya sendiri, hari Minggu lalu (22/2/15)

Seperti dari Lauren Jehau yang menjadi kepala urusan Identifiasi Polres Timor Tengah menyebutkan kalau sang ayahnya, Eduard sudah menganiaya sang anaknya semenjak di hari Sabtu (21/2/15) sampai di hari minggunya. Setelah itu Virgo yang langsung tidak berdaya dan akhirnya meninggal dunia.

“Sebelum dari Virgo menghembuskan nafas terakhirnya, dirinya hanya meminta air kepada ayahnya tersebut. Dan pada di kesempatan itu lagi, Virgo menyebutkan dengan merintih ‘bapak-bapak tolong saya tidak sanggup lagi’, dan setelah itu Virgo meninggal dunia,” terang dari polisi tersebut.

Sebelum di anaiaya memang, Virgo telah di laporkan membolos sekolah di hari Sabtu bersama dengan rekan-rekannya yang bernama Popi Nenohalan. Mereka membolos hanya ingin bisa berpergian untuk berfoto=foto bersama di tempat rekreasi di Pantai Kot’olin. Setelah itu Virgo yang langsung di anaiaya oleh sang ayahnya sampai meninggal dunia selama dua hari di rumahnya.

Kasus ini di laporkan langsung ke Polsek Kie dan selanjutkan ke atas di polres TTS. Setelah di hari Senin mendapatkan laporan (23/2/15), Jehau yang bersama dengan AKP Aria Arista S.Ikom yang menjadi Kasat Reskrim Polres TTS, dan beberapa anggota polisi yang lainnya. Mereka semua yang bekerja sama untuk bisa menjemput jenazah Virgo dan akan di lakukan visum, sekaligus untuk bisa melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Jehau memberikan penjelasan yang ada, berasal dari hasil olah TKP dan juga visum yang telah di lakukan, jenazah dari Virgo mengalami adanya beberapa tanda-tanda kekerasan.

“Berdasarkan dari hasil visum, di ketahui kalau Virgo dalam telah di baku hantam menggunakan senjata tumpul berada di sekujur tubuhnya. Kini dari jenazahnya yang di bawa oleh sang ibunya, Regine Teti,” ujar dari Jehau.

Be Sociable, Share!