Berita Kriminal – Ganasnya Bandar Narkoba Melawan Anggota Polisi

Adapun suatu penggerebekan bandar narkoba yang berada di Matraman, Jakarta Timur untuk beberapa waktu lalu telah berbuntu panjang. Hal ini disebabkan, di dalam aksi tewasnya dua orang yang sebelumnya seperti Bripka Taufik Hidayat dan yang satunya adalah seorang informan kepolisian.

Berada di saat itu, memang suasana telah berubah sangat mencekam di mana dari Bripka Taufik Hidayat kalah melawan dari beberapa orang sindikat narkoba. Di tambah dari sindikat narkoba telah meneriaki mereka membuat warga sekitara berdatangan dengan membawa senjata tajam.

Adapun hasilnya, Bripka Taufik Hidayat  bersama dengan rekan-rekannya di kepung oleh warga. Sedangkan dari Iptu Prabowo yang mendapatkan bacokan yang juga terluka berada di tubuhnya. Pada saat keadaan telah terdesak, Bripka Taufik Hidayat dan juga seorang informan polisi langsung menceburkan diri ke Sungai Ciliwung sampai pada akhirnya di hari esoknya keduanya di temukan tewas berada di tempat berbeda.

Setelah itu polisi langsung bergerak cepat dan berhasil untuk mendapatkan keberadaan dari para sindikat narkoba besar itu. Ade Badak yang sudah di hadiahi timah panas karena sudah melakukan suatu perlawanan pada saat hendak di tangkap di sana.

Sedangkan penjelasan dari Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti memberikan suatu ketegasan kalau Ade adalah salah satu pelaku yang membacok Iptu Prabowo.

“Ade Badak yang sudah menjadi pelaku utama pembacokan kepada Iptu Prabowo dan sudah memimpin adanya penyerangan kepada beberapa anggota Polsek Senen,” terang dari Kombes Krishna Murti setelah di temui berada di kantornya setelah berhasil meringkus.

Berada di keesokan harinya, polisi yang sudah kembali untuk bisa bergerak dengan menggerebek daerah di Johar Baru, Jakarta Pusat. Sudah di sinyalir kalau di lokasi itu ada lagi salah seorang anggota komplotan narkoba lanjutan berada di Matraman, Jakarta Timur. Penyisiran memang tidak sia-sia. Polisi kembali untuk memberikan hadiah timah panas kepada para pelaku.

About The Author