Berita Kriminal Indonesia – Indonesia Bahas Kasus Rohingya di KTT OKI

 

Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerjasama Islam (KTT OKI) akan digelar pada Agustus mendatang di Mekkah, Arab Saudi. Dalam KTT OKI tersebut sebenarnya akan secara khusus membahas tentang masalah di Syuriah namun karena ini merupakan konferensi bagi organisasi Islam maka Indonesia berencana akan membawa kasus pembantaian umat muslim di Rohingya, Myanmar.

Tindak kekerasan dan pembantaian yang dilakukan oleh pasukan militer Myanmar terhadap umat muslim di Rohingya dianggap sudah melewati batas. Pasalnya menurut kabar yang beredar bahwa sejumlah pasukan militer Myanmar telah menembak mati beberapa umat muslim yang melawan dan mereka juga memperkosa para perempuan-perempuan muslim Rohingya. Sedangkan para anak-anak muslim Rohingya dibawa paksa oleh pasukan militer yang saat ini tidak diketahui keberadaanya.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Marty M. Natalegawa saat memberikan keterangannya beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa Indonesia tidak menerima dan mengecam tindakan diskriminasi yang dilakukan pada umat muslim Rohingya. Hal ini dikarenakan masalah di Rohingya ini bukan sekedar masalah agama semata tetapi juga masalah kemanusiaan. Dalam KTT OKI tersebut delegasi Indonesia menyampaikan perlu adanya diplomasi secara kuat dengan pemerintah Myanmar atas kasus pembantaian yang telah berlangsung beberapa bulan ini.

Sementara itu, saat ini para umat muslim Rohingya berada di tempat pengungsian yang terletak di perbatasan Bangladesh dengan Myanmar. Seperti yang dikabarkan keadaan mereka saat ini memprihatinkan. Mereka juga sangat membutuhkan bantuan berupa persediaan bahan makanan, air bersih, obat-obatan serta pakaian.

Sampai saat ini pemerintah Myanmar dibawah kepemimpinan Presiden Thein Sein tidak memberikan pengakuan atas kewarganegaraan bagi umat muslim Rohingya. Pemerintah Myanmar memilih umat muslim tersebut di deportasi atau bahkan dipindahkan ke tempat penampungan. Tercatat dalam kasus pembantaian ini, pasukan militer Myanmar telah membunuh sekitar 30 ribu muslim Rohingya.

Atas kasus pembantaian muslim di rohingya Myanmar ini para tokoh agam Budha juga memberikan perhatiannya dan menolak aksi diskriminasi tersebut. Komunitas Buddhis di Indonesia berharap pembantaian yang terjadi itu dapat segera diselesaikan dan Indonesia bisa mengambil peran dalam kasus tersebut. Pernyataannya ini disampaikan saat berkunjung ke kantor PBNU di jakarta beberapa waktu lalu.

 

 

Be Sociable, Share!