Berita Kriminal – Keluarga Sisca Yofie Masih Geramkan Siapa Dibalik Aksi Penjambret

 

Dari keluarga yang sudah memberikan keyakinan adanya factor intelektual berada di belakang kasus penjambretan yang sudah mengakibatkan tewasnya tewasnya Branch Manajer PT. Verena Multifinance, Fransisca Yofie.

Untuk hal ini bisa di ungkapkan oleh Elfie, kakak dari Sisca Yofie yang berada di dalam perbincangan di Petang tvOne, Kamis, 13 November 2014. Elfie sendiri yang sudah memberikan keyakinan ada suatu motif yang lain untuk pembunuhan yang sudah menimpa sang adiknya tersebut.

“Ini memang bukan menjadi suatu penjambretan biasa, ini sudah termasuk tindakan pembunuhan. Kami sudah memberikan keyakinan ada seseorang yang bertanggung jawab di balik pembunuhan adik dari saya ini,”ujar dari Elfie menjelaskan.

Siapa yang menjadi pihak di nilainya bertanggung jawab, Elfie yang memang tidak ingin menyebutkannya.

“Kami yang saat ini tidak bisa sebutkan siapa, siapa. Akan tetapi kami sudah meyakini ada sesuatu yang berada di belakangnya yang berani untuk bertanggung jawab,”ujar dari Elfie.

Berasal dari keluarga, seperti yang sudah di katakan oleh Elfi memang sangat mengapresiasi vonis mati yang sudah di jatuhkan terhadap WAwan alias Awing, sang pelaku pembunuhan. Keluarga yang memberikan harapan, kalau dari Wawan dan Ade yang sudah berani untuk siapa yang sudah menyuruhnya melakukan suatu pembunuhan itu.

“Karena memang dari WAwan sudah pasang badan. Sudah saatnya dari Wawan harus bisa bertanggung jawab. Semoga dengan adanya hukuman mati bisa memberikan tabir sesungguhnya,”ujar dari Elfie.

Fransisca Yofie yang sudah di temukan sekarat berada di hari Senin malam, untuk tanggal 5 Agustus 2013 yang lalu, dengan mendapatkan luka berada di sekujur tubuh. Dari pelaku dengan sangat sadis telah menyeret tubuh Sisca dengan menggunakan sepeda motor sampai dengan 500 meter. Wanita tersebut yang sudah mengalami luka bacok  berada di bagian kepala. Sisca yang sudah meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Adanya kasus ini masih menyimpan tanya meski sudah ada dua orang yang mengaku menjadi pelaku, yaitu dari Ade dan Wawan. Kedua pelaku mengaku hanya ingin bisa menjambret wanita itu tidak ingin untuk membunuhnya.

Be Sociable, Share!