Berita Kriminal Terkini – Freddy Budiman Akan Ajukan Grasi Ke Jokowi

Seperti dari Kejaksaan Agung yang baru saja menetapkan gembong dari narkoba bernama Freddy Budiman untuk bisa di hukum mati. Akan tetapi menjelang adanya suatu pelaksanaan eksekusi mati, Freddy yang justru menyiapkan suatu pengajuan peninjauan kembali atau di sebut juga dengan PK. Dirinya pun meminta adanya grasi ke Presiden Joko Widodo.

Freddy Budiman yang di mana saat ini sudah mengecat adanya rambut dengan warna perak memberikan ungkapan, dirinya saat ini memang masih mempunyai adanya dua upaya hukum yang masih belum di jalankan agar bisa terhindar adanya hukuman mati.

“Dengan peninjauan tersebut (PK) dan adanya permohonan grasi masih belum di gunakan,” terang dari Freddy yang di sebutkan kepada petugas Lapas Batu, Nusa Kambangan, Cilacap, di saat dirinya keluar dari sel isolasi.

Freddy sendiri memberikan suatu pengakuan, kalau saat ini dirinya sudah siapkan mentalnya untuk bisa banyak beribadah salat dan mengaji  dengan terpidana teroris yang ada di lapas Nusakambangan. Dirinya juga melakukan kegiatan kerohanian tersebut sembari siapkan pengajuan PK atas kasus narkoba yang sudah membuatnya masuk ke lapas itu.

Terkait akan rencana pengajuan PK tersebut, Freddy memberikan suatu penolakan novum atau dari bukti baru yang di miliki dari pihaknya. Apakah dari Freddy akan bisa lolos dari jeratan vonis hukuman mati? Pemerintah yang berada di dalam waktu kurang lebih dari satu bulan akan bisa melaksanakan eksekusi mati, sementara dari PK Freddy saat ini masih dalam proses pengajuan.

Nama gembong narkoba tersebut semakin mencuat berada di public setelah dari model majalah dewasa, Vanny Rosyane telah membuat adanya skandal berada di Lapas Cipinang. Vanny yang mengakui sudah sering berhubungan intim dan menggunakan sabu berada di ruangan Lapas Cipinang dan ruang kerja dari Kepala LApas bersama dengan Freddy Budiman.

Dengan adanya pengakuan seperti ini telah memberikan beberapa penjelasan tentang banyak masalah, seperti dari pencopotan Thurman Hutapea dari jabatan Kalapas Cipinang. Freddy sendiri adalah Bandar narkoba jaringan internasional. Dirinya telah yang sudah di vonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakart Pusat.

About The Author