Berita Kriminal Terkini – Motif Dari Pembunuhan Penari Bernama Ira

Dari dua pelaku pembunuhan penari cantik berasal dari Sukmajaya, Jawa Barat. Bernama Kokom Komariyah bisa di juluki dengan sebutan Ira yang saat ini berusia 21 tahun, di mana dirinya yang sudah berhasil di bekuk dalam suatu pondok pesantren di Jember, Jawa Timur di saat hari Sabtu, 7 Desember 2013.

Dari kapolsek Metro Sawah Besar, bernama Kompol Shinto Silitonga yang katakan di hari ini, Senin (9/12/13). Dirinya memberikan ungkapan kalau pelaku yang mempunyai inisial AK alas BN berusia 26 tahun dan JL yang masih 18 tahun, memang mereka adalah suami istri. Lebihnya rekan dekat dari korban tersebut.

AK yang merupakan pria berasal dari Banjar negara, Jawa Tengah, untuk TL yang di ketahui wanita dari Jakarta.

“Dari kedua pelaku yang ternyata suami istri mengaku sangat dekat dengan sang korban,” ujar dari polisi tersebut setelah di tanyakan para wartawan yang ada.

Dirinya menambahkan adanya motif pembunuhan tersebut adalah karena masalah ekonomi. Shinto sendiri memberikan penjelasan kalau kedua tersangka sudah datang ke kos korban untuk Minggu siang, 1 Desember lalu. Setelah itu kepada pengelola kos keduanya yang menjadi tersangka akui akan bermalam di kamar kos korban sampai dengan hari Senin, 2/12/13.

“Di saat datang ke tempat kos Ira, dari keduanya yang bersama dengan korban sempat bertemu dengan pengelola kos dan si korban meminta ijin kepada pengelola kos kalau ada temannya ingin menginap,” ujarnya memberikan keterangan.

Di saat dari kedua tersangka yang memang sudah hendak untuk menginap, korban memberikan pengakuan kepada pengelola kalau dua pelaku adalah adik iparnya.

Akan tetapi pada saat kedua tersangka keluar, memang tidak bertemu dengan pengelola. Kemudian dari Ira sudah di ketahui meninggal dunia di kamarnya.

Setelah di ketahui kalau adanya korban yang meninggal dunia, polisi yang langsung untuk periksa dari beberapa saksi dan memberikan kecurigaan kepada rekannya tadi.

Setelah itu, seperti dari keterangan Shinto, polisi yang sudah melakukan pembututan kepada pelaku. Hingga akhirnya adanya informasi kalau tersangka berada di pondok pesantren, akan tetapi yang terbaru sebutkan kalau pelaku sudah ada di Jember di sebuah pondok pesantren. Langsung polisi membekuknya di pondok pesantren tersebut.

About The Author

Reply