Berita La Liga – Penyesalan Thomas Vermaelen Gabung Barcelona

Pemain bertahan kawakan yakni Thomas Vermaelen mengklaim dirinya sangat menyesal lantaran telah mengambil pilihan yang salah sewaktu memutuskan untuk bertahan dengan tim yang dibelanya kini pada musim panas kemarin. Pemain asal Belgia ini juga sudah mengisyaratkan bakal segera hengkang dari Camp Nou saat jendela transfer pemain bulan Januari nanti resmi dibuka.

Terlebih, bek tengah berusia 32 tahun ini juga terus dikaitkan dengan beberapa pada musim panas lalu, namun eks penggawa Arsenal itu justru mengambil keputusan untuk tetap bertahan. Kala itu, dia pun sangat yakin bakal dapat bersaing untuk meraih satu tempat di tim utama Barcelona pada musim ini.

Namun, kenyataannya adalah pemain ini malah terdepak dari skuat utama serta tak belum pernah meraih kesempatan untuk bermain. Juru taktik La Blaugrana yakni Ernesto Valverde hanya memberikannya 1 kesempatan untuk bermain sewaktu tim asal Catalan ini meraih kemenangan dengan skor telak 3-0 saat menghadapi Real Murcia di gelaran Copa del Rey pada bulan kemarin.

“Saya akui jika saya telah mengambil keputusan yang salah.” papar Vermaele pada Het Laatste Nieuws yang dilansir Diario Sport.

“Saya tak mau menyampaikan apa pun secara rinci soal tim-tim itu dikarenakan paling akhir saya membahas ini justru terjadi salah paham.”

Untuk diketahui, Barcelona merekrut Vermaelen dari tim besar Inggris, Arsenal pada bursa transfer pemain musim panas 2014 lalu dengan tebusan 19 juta euro. Selama 2 musim memperkuat tim tersebut, dia pun disekolahkan ke tim papan atas Italia, AS Roma pada kompetisi musim kemarin.

Sayangnya, peruntungan pemain ini berbarengan tim berjuluk I Lupi itu justru tak terlalu apik dikarenakan di sepanjang musim kemarin dia cuma mengemas 12 kali penampilan saja. Setelah kembali ke Barcelona, nasib dari jebolan akademi Ajax Amsterdam ini justru makin tak jelas dan Vermaelen pun memiliki kans besar untuk hengkang pada musim dingin nanti.

Sangat menarik untuk menantikan kelanjutan kabar soal masa depan Thomas Vermaelen.

About The Author

Reply