Berita Liga Champions – Kontra Real Madrid, Bukan Menjadi Pembuktian Dari Bos City

 

Pelatih Manchester City yakni Manuel Pellegrini mengklaim dirinya tak senang sewaktu dilengserkan dari jabatannya oleh Real Madrid. Walaupun begitu, laga antara Los Blancos dan The Citizens pada tengah minggu nanti tak bakal mnjadi laga balas dendam maupun pembuktian dari pelatih asal Cili ini.

Untuk Pellegrini sendiri sebelumnya memang pernah mendapatkan kesempatan untuk menangani tim asal Ibukota Spanyol ketika Florentino Perez menjadi presiden tim ini pada tahun 2009 lalu. Memiliki skuat yang sangat mumpuni dengan dihuni beberapa nama besar seperti Xabi Alonso serta Cristiano Ronaldo, pelatih berusia 62 tahun ini justru tak berhasil secara keseluruhan dengan tak menyumbangkan satu gelar juara pun pada kompetisi musim 2009/10.

Sudah pasti, Pellegrini langsung dipecat serta tempatnya pun segera dihuni oleh Jose Mourinho. Enam tahun sesudah meninggalkan Real Madrid, Pellegrini pun kembali bertemu dengan eks tim yang pernah ditanganinya itu.

Pellegrini yang akan memimpin Sergio Aguero cs menghadapi Real Madrid di babak semifinal ajang Liga Champions demi bisa meraih satu tempat di laga puncak yang akan digelar di San Siro pada bulan Mei nanti.

Sudah pasti, Pellegrini yang sekarang bukan Pellegrini yang memiliki sedikit pengalaman untuk menangani tim besar. Terbukti, pria ini telah menyumbang satu trofi Liga Primer Inggris serta dua trofi Piala Liga sepanjang 3 tahun melatih Manchester City.

Mungkin akan menjadi momen yang sangat menarik apabila Manchester City sukses untuk mengalahkan Real Madrid lantaran itu bakal menjadi sebuah pembuktian jika Pellegrini merupakan pelatih jempolan. Walaupun begitu, mantan pelatih Malaga itu justru tak memiliki pemikiran yang seperti itu.

“Saya merasa sangat sedih waktu itu, dikarenakan kami telah menunjukkan permainan yang baik serta tak menjuarai satu gelar juara pun.” papar Pellegrini yang dilansir Soccerway.

“Kami membuat lebih dari dari 100 gol serta sewaktu kami menghadapi Barcelona, sebenarnya kami tak layak untuk kalah namun kami justru menelan kekalahan 0-1 lantaran gol yang diciptakan oleh Zlatan Ibrahimovic.” imbuhnya.

“Saya pun tak merasa sedih lantaran dilengserkan dari jabatan karena saya sudah mengerti dengan hal itu bakal berlangsung. Saya mengerti sesudah beberapa laga jika saya cuma akan bertahan satu musim saja.”

Be Sociable, Share!