Berita Liga Primer – Claude Makelele Telah Kembali ke Liga Primer Inggris

Legenda hidup timnas Prancis yakni Claude Makelele diberitakan telah resmi menjadi asisten pelatih di tim Liga Primer Inggris, Swansea City. Pria berusia 43 tahun ini bakal mendampingi bos The Swans yakni Paul Clement.

Dari berita di website resmi milik Swansea City, pria kelahiran Kinshasha ini sudah menyetujui kontraknya yang akan berakhir sampai musim panas ini.

Pertemuannya dengan Clement, tentu bukan menjadi pertemuan pertama untuk pria yang memiliki tinggi 174 cm ini. Itu dikarenakan sebelumnya kedua pria ini pernah bahu-membahu bersama sewaktu di Chelsea serta Paris Saint-Germain.

Untuk diketahui, ketika di Paris Saint-Germain dulu keduanya berperan sebagai asisten pelatih dari Carlo Ancelotti. Bersama tim asal Wales itu, Makelele sendiri nantinya bakal bekerja sama dengan beberapa nama baru di staf kepelatihan tim semisal Nigel Gibbs, Tony Roberts serta Karl Halabi.

Laga antara Swansea City yang akan menghadapi Arsenal pada akhir minggu ini, mungkin bakal jadi kiprah perdananya sebagai seorang asisten pelatih di kompetisi Liga Primer Inggris. Dengan kehadirannya nanti, tentu sangat diharapkan oleh seluruh publik tim ini untuk bisa meningkatkan penampilan The Swans yang diketahui sekarang ini menghuni peringkat 19 di klasemen sementara Liga Primer Inggris.

Semasa masih aktif bermain, pria ini pun sudah mendapatkan label sebagai gelandang tengah paling apik di Eropa. Memulai karir sebagai pesepakbola profesional berbarengan Nantes, Makelele pun hijrah ke Olympique Marseille pada musim panas tahun 1997 secara cuma-cuma. Setahun kemudian pria ini merapat ke Celta Vigo secara gratis.

Bermain cemerlang di Celta Vigo, Real Madrid pun kepincut untuk menebusnya pada musim panas tahun 2000 lalu dengan mahar 14 juta euro. Tiga tahun kemudian, Makelele pun menerima pinangan dari Chelsea dan pemain ini pun diboyong dengan banderol 20 juta euro.

Di tahun 2008, Makelele pun bergabung ke Paris Saint-Germain secara cuma-cuma dan tim ini pun menjadi tim terakhir yang diperkuatnya.

About The Author