Berita Liga Primer – Sarri Bakal Optimalkan Bakat Loftus-Cheek

Nahkoda Chelsea yakni Maurizio Sarri dikabarkan telah siap untuk mengoptimalkan bakat dari seluruh pemainnya, dan diantaranya adalah Ruben Loftus-Cheek. Hal ini bakal dilakukan oleh pelatih asal Italia itu lantaran dia sudah mengetahui penggawa timnas Inggris ini memang mempunyai bakat yang luar biasa.

“Saya pikir Ruben (Loftus-Cheek) bakal jadi pemain top. Meski begitu, dia tetap memerlukan peningkatkan pada segi taktiknya serta itu tak bakal jadi masalah yang cukup besar buat kami.” papar mantan pelatih Napoli itu yang dikutip website resmi tim.

“Terlebih, dengan usianya yang kini masih sangat muda serta dia bakal berguna untuk tim ini.” imbuhnya.

Bahkan, bintang The Blues yakni Eden Hazard juga sepakat dengan hal ini. Selain itu, penggawa timnas Belgia ini juga berharap kepada Sarri supaya memberikan kesempatan bermain yang lebih buat gelandang berusia 22 tahun itu.

“Ya, dia (Ruben) adalah pemain yang hebat serta masih berusia cukup muda. Walaupun begitu, dengan keberadaannya disini bakal member nilai tambah untuk semuanya.” ucap Hazard yang dikutip London Evening Standard.

“Saya pun mengetahui kualitasnya dengan baik. Plus, dia memiliki tenaga yang sangat besar lantaran usianya juga masih sangat muda.”

Terlepas dari itu, Chelsea juga baru saja menuntaskan pertandingan di pra-musim kali ini dengan meraih kemenangan saat menghadapi Olympique Lyon melalui babak adu pinalti di ajang International Championship Cup 2018.

Di pertandingan ini, tim asal London Barat itu berhasil menang dengan skor 5-4 serta nama Ruben Loftus-Cheek pun diturunkan semenjak menit awal. Meski begitu, di pertandingan sebelumnya The Blues dipaksa menyerah Manchester City dengan skor 2-0 saat menghadapi Manchester City di pertandingan Community Shield pada akhir pekan kemarin.

Menilik pencapaian Chelsea, Sarri pun menyebut jika dia memang memerlukan 2 sampai 3 minggu supaya dapat meningkatkan kemampuan timnya bisa lebih bagus lagi ketimbang sebelumnya.

About The Author

Reply