Berita Liga Primer – Willian Klaim Sempat Dirayu Jose Mourinho Untuk Gabung Manchester United

Sayap andalan Chelsea yakni Willian telah menyampaikan bahwa mantan bos timnya dulu yakni Jose Mourinho berminat untuk mengajaknya ke Manchester United pada jendela transfer pemain musim panas tahun lalu.

Tetapi, pemain internasional Brasil ini justru memutuskan untuk tetap bertahan di timnya kini lantaran telah menganggap The Blues sebagai rumahnya sendiri. Tak hanya itu, Willian pun sudah menampik ajakan dari pelatih asal Portugal itu.

Untuk diketahui, sesudah 8 bulan Mourinho dilengserkan dari kursi kepelatihan Chelsea untuk kali kedua. Pelatih kelahiran Setubal ini pun akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk menangani Manchester United pada musim panas tahun lalu. Sedangkan, Willian diketahui pemain ini adalah salah satu anak emas dari Mourinho di musim terakhirnya sewaktu menangani tim asal London Barat itu.

Dengan menceploskan 5 gol serta menciptakan 6 assist di Liga Primer Inggris, pemain berambut kribo ini pun akhirnya didapuk sebagai pemain paling apik Chelsea pada tahun 2016.

Isu mengenai kepindahannya juga sempat menyeruak dengan adanya kans untuk menyusul pelatih berusia 54 tahun itu ke Old Trafford. Dan, hal ini ternyata juga diklaim oleh pemain jebolan akademi Corinthians ini.

“Saya konfirmasi jika Manchester United memang berminat untuk mendatangkan saya semenjak (Jose) Mourinho menjadi pelatih anyar mereka.” papar Willian yang dikutip Globe Esporte.

“Saya belum menyadari dengan adanya minat dari tim lain, tetapi terus ada kabar baru yang muncul di internet. Walaupun begitu, saya sangat gembira dengan adanya minat dari tim lain lantaran kagum dengan kinerja saya.” tambahnya.

Pada musim ini, Willian sendiri diketahui sudah kembali menunjukkan penampilan terbaiknya. Tetapi, dia juga mesti bersaing lagi dengan Pedro Rodriguez guna mendapat satu tempat di tim inti Chelsea dibawah komando Antonio Conte

Pemain kelahiran Ribeirao Pires ini juga sempat menemui kesusahan sesudah ibunya meninggal pada bulan Oktober tahun lalu.

“Saya mendapatkan masalah. Seluruh orang juga sudah mengetahui dengan bagaimana beratnya saat kondisi kesehatan ibu saya terus menurun hingga akhirnya hal itu berdampak ke mental serta fisik saya.”

“Ibu saya telah berada di rumah sakit hampir 2 bulan dan akhirnya beliau pun meninggal. Tentu, ini menjadi momen yang paling sulit untuk saya.”  tandasnya.

About The Author