Berita London Olympics 2012 – Federer: Faktor Usia Tak Hambat Mimpi Dapatkan Emas

 
Berita London Olympics 2012 – Pada usianya yang kini menginjak 31 tahun, sang petenis nomor satu dunia yakni Roger Federer menegaskan kalau kemenangannya di Wimbledon menjadi peringatan buat para pesaingnya di Olimpiade kalau usia tidak akan menjadi penghalang mimpi mendapatkan medali emas.

Sang petenis asal Swiss tersebut memenangi gelar Wimbledon untuk ketujuh kalinya pada awal bulan ini. Dia akan kembali mengawali sejumlah perjuangnya dalam meraih gelar pada Olimpiade London 2012 dengan menghadapi petenis asal Kolombia yakni Alejandro Falla yang sempat nyaris mempermalukan dirinya di Wimbledon pada dua tahun yang lalu.

Ketika itu, Federer sendiri sempat tertinggal dua set sebelum bangkit dalam mengalahkan Fall pada babak pertama grand slam pada lapangan rumput di All England Club. Petenis dari Kolombia tersebut kehilangan ketenangannya saat dirinya memegang servis pada saat unggul 5-4 pada set keempat.

Setelah dua tahun sempat tidak mendapatkan prestasi, Federer kembali kepuncak peringkat dunia. Dirinya yang mampu dalam memperlihatkan kepercayaan diri yang tinggi yang menjadi modal dari kekuatan dominan dalam cabang olahraga tenis tersebut. Dari semua kemenangan tersebut, ia telah membungkam sejumlah kritikus yang sempat mengklaim kalau usia 30 tahun tersebut memudarkan semua kekuatannya karena dirinya yang mulai fokus pada keluarga yang dimilikinya tersebut. Federer sendiri mampu dalam mematahkan dominasi dua petenis yang lebih muda yakni Novak Djokovic dan Rafael Nadal.

Federer sendiri percaya kalau kemenangannya saat di Wimbledon tersebut adalah suatu bukti bahwa pada usia yang sudah menginjak pada kepala tiga tersebut masih bisa eksis. Padahal pada umurnya saat ini, Federer sendiri seharusnya sudah pensiun dan menikmati semua hari tuanya tersebut. Saat ini dia berjanji untuk bisa tetap kompetitif.

“Bisa menang di Wimbledon sendiri benar sudah pudar saat ini, terutama ketika aku melihat hasil undian disini dan melihat aku menjadi unggulan pertama,” ungkap Federer sendiri.

“Aku tetap percaya diri akan bisa kembali menjadi nomor satu. Aku pahami sendiri kalau aku memiliki permainan kuat. Aku sempat mengalami kesulitan berat pada tahun lalu yang sempat menghentikan semua perjalanan aku untuk lebih jauh. Namun hal baiknya adalah aku tidak pernah menyerah dan selalu mulai bermain lebih baik terutama saat aku berada di Wimbledon,” tegasnya.

No related content found.

Be Sociable, Share!