Berita Luar Angkasa – Cheops – Sebuah Satelit Kecil dengan Gagasan Besar

 

Berita Luar Angkasa - Besar tidak selalu lebih baik. Hal ini tentu berlaku di Program Ilmu baru ESA. Mereka mencari produk berbiaya rendah, misi skala kecil yang dapat berkembang pesat, dalam rangka untuk menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dalam menanggapi ide-ide baru dari komunitas ilmiah, untuk melengkapi misi kelas menengah menjadi misi berkelas besar-kelas yang lebih luas. Kembali pada bulan Maret ESA menyerukan ide untuk berdedikasi, misi cepat yang berfokus pada isu-isu kunci dalam ilmu ruang angkasa. Dari 26 proposal yang diajukan, ESA kini telah menyetujui misi baru yang akan diluncurkan pada tahun 2017. Meskipun kecil dalam skala, misi ini memiliki ambisi yang besar: untuk mencari planet layak huni di dekatnya.

Cheops singkatan Characterising Satelit exoplanets. Cheops memiliki misi yang direncanakan berdurasi 3,5 tahun di mana satelit ini akan beroperasi di orbit Bumi rendah yang sinkron dengan Matahari pada ketinggian 800 km, bebas dari distorsi oleh atmosfer bumi. Ini akan menargetkan bintang terang di dekatnya yang sudah diketahui memiliki planet yang mengorbit di sekitar mereka.

Dengan presisi tinggi pada pemantauan kecerahan bintang, Cheops akan mencari tanda-tanda dari ‘transit’ sebuah planet yang melewati bintang itu, juga akan dapat mencari planet yang lebih kecil, mustahil untuk melihat dengan menggunakan teleskop berbasis di pada bintang-bintang tersebut.

Sementara misi Kepler NASA sejauh ini telah mengkonfirmasi 77 planet, dengan 2.321 kandidat planet yang lain, tidak satu pun yang cukup dekat dengan Bumi untuk dianalisa secara rinci. Cheops di sisi lain, akan dapat mengambil pengukuran akurat dari radius planet ini. Bagi mereka planet dengan massa yang diketahui, akan mengungkapkan kepadatan planet dan memberikan indikasi struktur internal. Ini akan membantu ilmuwan memahami pembentukan planet dari ‘super-Bumi’, beberapa kali massa Bumi, hingga Neptunus yang berukuran seperti Bumi. Hal ini juga akan mengidentifikasi planet dengan atmosfer yang signifikan yang kemudian dapat dianalisis untuk tanda-tanda kehidupan oleh teleskop yang berbasis darat, dan teleskop ruang angkasa generasi berikutnya yang sekarang sedang dibangun, seperti teleskop berbasis darat yang Sangat Besar di NASA / ESA / CSA.

 

 

Berita Luar Angkasa

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (3 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +3 (from 3 votes)
Berita Luar Angkasa - Cheops - Sebuah Satelit Kecil dengan Gagasan Besar, 5.0 out of 5 based on 3 ratings
Be Sociable, Share!