Berita Mancanegara – Israel Lontarkan Permintaan Maaf Pada Turki

 

Diketahui, Israel memang melontarkan permintaan maaf kepada Turki. Menurut sejumlah perkiraan, permintaan maaf yang dilayangkan oleh Israel kepada Turki mengenai peristiwa pembantaian yang dilakukan oleh pasukan komando Israel di kapal Marvi Marmara dianggap akan mengubah kekuatan yang ada di daerah Timur Tengah. Menurut Recep Tayyip Erdogan, perdamaian yang ada di Timur Tengah memerlukan peran dari Negara Turki juga.

“Permintaan maaf yang dilontarkan oleh Israel kepada Turki atas kejadian Mavi Marmara sudah mengubah peta kekuatan yang ada di Timur Tengah. Israel pun diwajibkan untuk membangun kerjasama yang baik dengan pemerintahan Turki melalui kesepakatan bilateral yang telah dicapai mengenai proses perdamaian yang akan dilakukan di daerah Timur Tengah,” tukas PM Erdogan.

“Kesepakatan itu adalah hasil dari konsultasi kami dengan Negara Palestina. Negara di sekeliling yang ada di Timur Tengah juga menginginkan Turki untuk meningkatkan tanggugn jawab mereka lebih untuk dapat memecahkan permasalahan yang terjadi yang dialami oleh Palestina serta juga memberiakn posisi yang sama antara Israel dengan Palestina dan Israel,” tambahnya.

Erdogan juga melanjutkan bahwa pihak-pihak yang ada di Palestina, termasuk juga Khaled Meshal selaku pemimpin dari Hamas membuat pengakuan bahwa adanya era baru di Timur Tengah. “Mereka menyebut permintaan maaf tersebut adalah kemenangan untuk Turki.”

Seperti yang kita ketahui bahwa insiden penyerangan yang dialami oleh Mavi Marmara menimbulkan krisis hubungan antara dua Negara yakni Israel dan Turki yang mana dulu adalah Negara sahabat. Akan tetapi, ternyata Netanyahu sudah melontarkan permintaan maaf kepada Turki minggu lalu, tepat dengan kehadiran Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Timur Tengah.

Erdogan juga menuturkan bahwa permintaan maaf dari Israel diwakilkan oleh PM Israel, Benjamin Netanyahu yang saat itu bersama dengan Presiden Obama. Erdogan pun memastikan bahwa ia meminta maaf di depan Presiden Obama.

Permintaan maaf tersebut dinilai sebagai usaha untuk memperbaiki hubungan diplomatic yang tidak lagi harmonis. Akan tetapi selain melontarkan permintaan maaf, Turki juga masih menuntut pembayaran kompensasi pada sejumlah korban yang mengalami penyerangan yang mengakibatkan tewasnya Sembilan warga Turki.

 

 

Berita Mancanegara

Be Sociable, Share!