Berita MH370 – Kata Good Night di Kockpit MH370 Menjadi Misteri

 

Kabar baru dari PEsawat yang sudah hilang beberapa hari ini, Malaysia Airlines yang mempunyai nomor penerbangan seperti MH 370. Kabar yang baru sebutkan adanya suatu komunikasi terakhir dari salah satu pilot H 370 tersebut dengan petugas dari Air Traffic Control (ATC) atau bisa di ketahui adalah salah satu pemandu lalu lintas udara untuk menit ke 54 terakhir sebelum dari pesawat  jet Boeing 777-200ER tersebut yang sudah di nyatakan telah hilang dan tidak ada kontak yang bisa untuk di temukan. Seperti dari trankrip komunikasi tersbeut sudah tersebar di banyak media asing.

Pesawat canggih yang sudah di berangkat dari Kuala Lumpur, Malaysia untuk bisa menuju Beijing, China yang sudah terbang untuk hari Sabtu tanggal 8 Maret 2014 yang lalu pukul dini hari 00.41.

Kemudian setelah itu di nyatakan hilang dengan kontak yang tidak bisa di hubungi lagi dengan otoritas dari penerbangan sipil Malaysia untuk jam 01.30. Sementara komunikasi dengan jenjang waktu 54 menit tersebut akan terakhir kalinya di mulai untuk pukul  00.36 bisa sampai di jam 01.19.

Seperti yang sudah di beritaakan Telegraph, seseorang analis sebutkan kalau adanya komunikasi dari pilot dengan sang petugas ATC tersebut adalah komunikasi yang sungguh sangat rutin, lebihnya sudah menjadi kewajiban dari pilot. Akan tetapi dari beberapa komunikasinya sesuatu kejanggalan di ketahui, seperti dari beberapa kata kata yang sering di ulang ulang di cockpit. Di mana dari pesawat yang terbang setinggi 35 kaki.
Seperti tepat pada pukul 01.07, masih adanya pesan yang terkirim ke bagian pengawas radar menara lalu lintas udara. Akan tetapi di jam 01.21 dari system pelarpoan dan komunikasi yang di sebut dengan ACARS tersebut di mtikan dari Transponder MH 370. Sebelum itu dari sang pilot di sebutkan kalau mengatakan dengan perkataan All right, Good night.

Seperti dari Stephen Buzdygan yang dahulu dirinya sudah berprofesi menjadi pilot di British Airways sebutkan kalau adanya suatu kejanggalan dari hilangnya pesawat itu bukan di sebabkan karena kecelakaan. Akan tetapi sudah di sabotase atau sudah di bajak. Lebihnya lagi adanya suatu fakta sebutkan kalau pesawat tersebut berbelok kea rah barat.

No related content found.

Be Sociable, Share!