Berita MH370 – Korban Sempat Kirim Skype Kepada Kakaknya

Keluarga yang menjadi  pihak korban yang bernama Firman Candra Siregar, penumpang dari pesawat Malaysia Airlines MH370,yang di mana kabarnya sampai saat ini masih belum menerima dari pernyataan dari negara Malaysia kalau dari pesawat jatuh berada di Samudera Hindia.

Mereka yang mempunyai suatu alasan seperti yang sudah di ungkapkan dari kakak kandungnya  Firman sendiri, January Siregar, setelah dari di nyatakan dari pesawat tersebut sudah menghilang dari radar pada saat tanggal 8 Maret yang lalu, memang dari pihak keluarga masih mendapatkan suatu panggilan melalui dari Skype dari iPad yang dimiliki oleh Firman.

“Saya yang sudah mengerti di Skype saya memang ada missed call seperti pada tanggal 11 sampai dengan tanggal 13 Maret, dimana dari Skype tersebut berasal dari iPad yang sudah di bawa oleh Firman,” ujar dari January sendiri.

Seperti dari masalah inilah yang masih memberikan kepercayaan dari rasa yakin kepada pihak Firman sendiri dan penumpang lainnya kalau masih ada yang selamat. Lebih lagi untuk saat ini tidak bisa di temukan dari beberapa bukti adanya puing puing pesawat tersebut.

Sang kakak Firman, January tersebut memang menjadi Ketua dari Marga Siregar yang ada di kota Medan sebutkan, dari info tersebut yang sudah di kabarkan kepada pihak dari Pemerintah Malaysia dan juga dari maskapai Malaysia Airlines.

Maka dari itu, seperti yang sudah di sebutkan oleh January, dari pihak keluarga penumpang yang berasal dari Indonesia yang sudah memberikan adanya petisi agar dari Malaysia dan maskpai memberikan beberapa info baru yang lebih akurat dan lebih transparan lagi.

“Kami saat ini yang berharap untuk kepada pemerintahan Malaysia untuk tidak hentikan proses dari pencarian tersebut sampai dengan pesawat yang misterius tersebut bisa di temukan,” ujar dari Januari memberikan petisi kepada PEmerintah Malaysia.

Proses tersebut untuk saat ini memang masih di lanjutkan lagi. Akan tetapi dari pencariannya masih terkendala adanya cuaca.

About The Author

Reply