Berita MotoGp – Catatan Lap Membaik, Rossi Merasa Lega

Usai menjalani uji coba pramusim MotoGP pertama dan kedua di Malaysia bersama tim lamanya, Yamaha, pebalap senior Valentino Rossi mengaku bahwa dirinya sangat lega. Pasalnya, sudah selama dua musim saat dia masih di tim Ducati, ia merasa kesulitan untuk mengendarai motor di lintasan balap. Dengan catatan yang baik di uji coba itulah, tentunya Rossi mengaku senang dan bersemangat untuk menjalani balapan-balapan lainnya. Bahkan, Valentino Rossi mengaku bahwa ia mulai percaya diri lagi setelah selama dua musim karirnya tak berssinar seperti yang diraihnya saat membalap untuk tim Garpu Tala.

Di hari pertama uji coba, Rossi mencatatkan waktu tercepat keempat dengan catatan waktu 2 menit 1,584 detik dengan mengendarai motor Yamaha YZR-M1. Ia berada di belakang Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo serta rookie Marc Marquez.

“Saya merasa sangat lega karena setelah dua musim saya mengalami moment buruk dan saya memiliki banyak pertanyaan dan ragu atas diri saya sendiri. Apakah saya masih pebalap top dan apakah saya masih dapat mendekati batasan dengan motor ini? Jarak saya dengan pebalap terdepan cukup jauh selama dua musim lalu. Jadi, saat ini saya merasa benar-benar lega.”

The Doctor mengaku bahwa di uji coba tersebut, setup motor yang digunakannya cukup mirip dengan setupan milik rekan setimnya, Jorge Lorenzo. “Setup dasar yang digunakan oleh saya sejatinya sama dengan apa yang dipakai oleh Jorge. Hanya saja ada sedikit modifikasi dari pengalaman saya ketika mengendarai terakhir kali saya di sini.”

Saat dimintai komentar mengenai tantangan untuk mengalahkan Lorenzo serta Pedrosa, Rossi mengaku bahwa dirinya masih perlu waktu yang cukup untuk bisa mewujudkannya.

“Tentu saja level persaingan sekarang lebih ketat dan bukan hal yang mudah untuk bisa menyalip pebalap-pebalap muda seperti Jorge dan Dani. Saat ini, saya lebih tua dan tentunya saya perlu bekerja lebih keras. Namun, kami memang tidak terlalu jauh dan saya rasa saya dapat melakukannya.”

 

Berita MotoGp

About The Author

Reply