Berita MotoGP – Marc Marquez Dan Rossi Bersenggolan Di GP Argentina

Berada di dalam laga balapan lanjutan dari MotoGP seri ketiga dimana sudah di gelar berada pada akhir pekan ini diwarnai dengan adanya insiden senggolan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Dalam insiden tersebut siapa yang bakal di salahkan?

Berada di dalam laga balapan yang ada di Sirkuit de Rio Hondo, persaingan yang sangat ketat antara Marquez dan juga Rossi berlangsung di beberapa lap lap akhir balapan. Puncaknya, pada saat terjadinya suatu senggolan yang terjadi dua lap sebelum menuju garis finish.

Marc Marquez yang tampak berada di depan Rosssi, sebelum pada akhirnya sang pembalao muda tim Repsol Honda tersebut di pepet oleh motor Rossi. Pada saat masuk ke dalam tikungan, terlihat dari kedua motor saling bersenggolan akan tetapi tetap berdiri.

Akan tetapi pada saat masuk ke dalam tikungan berikutnya, motor dari Marc Marquez langsung terpelanting setelah dari ban depannya terdorong oleh ban belakang Rossi. Oleh sang juara bertahan dari Moto GP musim lalunya telah terjatuh dan harus rela untuk retired, karena dari motornya tidak bisa jalan lagi.

Walaupun telah berbenturan, Valentino Rossi sendiri akan tetap berdiri dan bisa meleset tidak bisa terkejar menjadi yang terdepan. Sang Jurdun sebanyak 9 kali tersebut sudah berhasil mendapatkan keunggulan dari pembalap di belakangnya seperti dua ducati, Ianone dan juga Dovisioso.

Permasalahan dari insiden tersebut Rossi memberikan komentar, kalau Marquez telah melakukan sedikit kesalahan yang berakibat adanya benturan tersebut. Sedangkan dari Marc memberikan pengakuannya kalau mendayadari adanya ban yang sudah mulai memburuk membuat performanya gagal dapatkan finish.

Jika bisa melihat berada di video ulangnya, Marc Marquez yang terlihat sangat agresif pada saat ingin bisa menyalip The Doctor. Tidak heran kalau dari Lin Jarvis, Md Yamaha Factory Racing sebutkan kepada Marquez membalap dengan sangat ugal-ugalan.

“Akan tetapi sayangnya, Marc membuat suatu kesalahan. Well, sebenarnya dua kesalahan. Karena setelah dirinya bisa di lewati oleh Valentino, dia terlalu cepat bisa mencoba mendekatinya dan terlalu agresif,” terang dari Jarvis.

About The Author