Berita MotoGP – Marc Marquez Sudah Siap Hadapi Hukuman

Dari sang rider yang berasal dari tim Honda, yaitu Marc Marquez sudah akui siap untuk mendapatkan  sanksi dan hukuman yang di berikan atas suatu kejadian yang sudah terjadi pada MotoGP Aragon kemarin. Walaupun dirinya pada saat itu sebutkan hanya nasib belaka.

Seperti yang sudah di ketahui kalau sang pembalap seperti Dani Pedrosa yang sudah dapatkan kado pahit untuk hari ulang tahunya pada laga balapan di Motorland Aragon untuk hari Minggu kemarin. Sang pembalap yang berdarah Spain itu telah crash pada tikungan ke 12 di mana lansung meminggir tidak bisa meneruskan laga yang ada.

Dari kejadian tersebut sudah di awal pada saat Pedrosa yang sudah di susul dari Marc Marquez yang sudah memanfaatkan dari senggolan dengan pembalap tersebut. Setelah dari balapan itu usai di mana sudah di menangkan oleh Marc Marquez  di dalam seri tersebut akui kalau dirinya merasa menyenggol kepada rekan satu timnya tersebut.

Dalam suatu kejadian tersebut yang sudah sebabkan Marc Marquez dan Dani Pedrosa di allihkan kepada suatu pembicaraan dalam Race Direction untuk melakukan sidang di Sepang, Malaysia. Sidang tersebut untuk di gunakan menganallisis kejadian senggolan yang sudah terjadi dalam Aragon. Dari pihak Race Direction yang sudah melakukan investigasi lebih mendalam lagi.

Kini sudah di ketahui dari Race Direction yang sudah mempunyai daftar panjang akan hukuman yang tersedia untuk berikan  skorsing pada sang peraih podium dalam eri MotoGP Aragon tersebut. Dari sangsi itu di awal dari peringatan terlebih dahulu, di tambah denda dan juga pinalti poin.

Poin sendiri yang langsung terakumulasi selama satu musim, dengan mendapatkan suatu hukuman yang di berikan bisa 4 poin, 7poin dan 10 poin dengan adanya suatu skorsing yang ada di sampingnya.

Dengan mendapatkan kondisi yang seperti itu, Marc Marquez yang saat ini sudah siap jika memang mendapatkan hukuman jika memang dirinya yang sudah bersalah akan insiden yang sudah sangat mengecewakan rekannya tersebut.

About The Author

Reply