Berita Nasional – 100 Orang Berselfie, Membuat Jembatan Gantung Ini Roboh

Ada suatu kejadian yang sangat nahas sekali, lagi-lagi ulah dari orang-orang yang tidak mematuhi adanya aturan. Lebihnya lagi kepada mereka-mereka yang mau di bilang hits di dalam sosial medianya. Semua orang rela mengiyakan segala aturan yang ada dengan aturannya sendiri.

Yang baru saja terjadi beberapa hari yang lalu, dimana membuat akibat yang sangat fatal sekali.  Jembatan gantung yang sangat vital menjadi korbannya. Tali sleng yang di gunakan untuk mengokohkan jembatan gantung yang terletak berada di wisata huta Langsa, di Sueleumak, Lagsa Baroe, denga tiba-tiba mendadak langsung putus.

Adapun akibatnya dari beberapa pengunjung yang ada di atas jembatan gantung tersebut langsung saja terjatuh ke dalam danau hutan, dimana dari danau tersebut mempunyai kedalaman kurang lebih 2 meter, hari Sabtu lusa kemarin (26/12/15).

Melihat dari penelusuran dari wartawan berada di TKP sudah di ketahui kalau kapasitas jembatan gantung yang sudah di bangun oleh Pemkot (Pemerintah Kota) Kota Langsa yang ada di dalam danau hutan itu mempunyai suatu kapasitas daya tampung sendiri. Dan ini sudah di tetapkan. Adapun daya tampung dari jembatan gantung tersebut adalah 40 orang. Bahkan peringatan kapasitas beban dari jembatan penghubung itu sudah ditempelkan dengan lebih jelas di tiang utama untuk masuk ke jembatan itu.

Akan tetapi keberadaan adanya stiker tersebut tidaklah membuat para warga pengunjung wisata hutan kota peduli dan bisa mematuhi aturan yang ada. Berada di saat kejadian jumlah pengunjung yang ada di atas jembatan itu sangatlah melebihi batas, bisa di hitung kalau mempunyai jumlah 100 lebih. Mereka sedang asyik untuk melakukan selfie semua.

“Dari musibah tersebut tidak tahu mau siapa yang akan di salahin, akan tetapi yang sangat jelas adalah masyarakat pengunjung yang sudah melebihi batas untuk naik ke atas jembatan menjadi sebab utama, juga dari pihak pariwisata tidak bisa tempatkan petugasnya dalam mengambahkan jembatan masyarakat yang telah melanggar aturan itu,” seperti inilah sebutan dari pengunjung wisata yang ada di hutan kota itu.

About The Author