Berita Nasional – Ada Dua Puluh Andong Mengarak Presiden Jokowi

Di ketahui sebelum beberapa jam dari Jokowi sampai ke Bundaran Hotel Indonesia untuk bisa merayakan pelantikan menjadi Presiden RI bersama dengan ribuan warga Jakarta. Akan tetapi dalam perjalan ke sana Jokowi yang sudah menggunakan suatu kereta kencana yang khusus di bawa dari kotanya Solo, Jawa Tengah. Dari kendaraan tersebut yang di gunakan oleh Jokowi-JK setelah mereka di lantik berada di Gedung Parlemen.

Rencana yang ada, dari kedua pasangan tersebut akan bisa menaiki kereta kuda dari Bundaran HI menuju ke Istana Negara.

Namun  bukan hanya kereta kencana saja yang ada, akan tetapi juga ada dari puluhan delman yang sudah di siapkan untuk memeriahkan pesta rakyat nanti. Semenjak di pagi hari, dari delman-delman tersebut telah berbaris sangat rapi berada di samping Menara BCA, tidak jauh dari Bundaran Hotel Indonesia.

“Tadi yang sudah di awali berangkat pada jam 6 pagi berasal dari rumahnya,” ujar dari Zamroni yang sudah di sebutkan kepada wartawan untuk hari ini, Senin (20/10/14).

Dirinya yang sudah terlihat sedang beristirahat dengan beberapa kusir-kusirnya berada di bawah pohonnya. Delman – delman itu juga berbeda dari delman biasanya. Untuk di bagian atasnya di berikan suatu kertas berwarna – warni sehingga telah terlihat sangat meriah.

“Dari semuanya ada sebanyak 28 delman, ini telah di hias khusus untuk acara ini. Kalo memang nggak buat apa di hias? Paling hiasanya bisa di preteli oleh anak-anak,”ujar dari kusir yang lainnya yang berwarna Kunen.

Keduanya yang sudah mengakui menjadi warga dari Ulujami, Pesanggrahannya, Kebayoran Lama. Mereka yang sudah mengatakan di sewa khusus untuk acara pesta rakyat setelah pelantikan dari Joko Widodo.

“Ada suatu panitiannya. Akan tetapi nggak bilang untuk apa. Ya yang  pastinya untuk di gunakan arak-arakan berada di belakang kereta kencana Jokowi,” ujar dari Kunen.

Akan tetapi masalah perihal siapa yang akan menaiki delman-delman itu,baik Zumroni maupun dari Kunen mengakui tidak mengerti akan semua itu.

About The Author