Berita Nasional – Anehnya Di Lapas Bisa Ada Pabrik Narkoba

 

Dari Ketua Komisi III DPR RI Gede Pasek Suardika yang memberikan ungkapan tetang temuan yang ada di penjara seperti pabrik narkoba dalam lapas (Lembaga Permasyarakatan) itu adalah suatu hal yang sangat memalukan dan sangat membuat nama negara ini sangat buruk. Dari temuan tersebut menunjukkan kalau Indonesia dalam masalah lapas dalam keadaan darurat, perlu perhatian khusus nyatanya.

Pasek yang memberikan suatu ungkapan Lapas yang saat ini masih belum bisa untuk menjadi suatu lembaga pembinaan dari beberapa warga atau masyarakat yang mempunyai suatu masalah agar bisa menjadi orang yang berhasil berkembang di masyarakat lagi. Lapas malah malah menjadi suatu pasar atau suatu marketing dari peredaran narkotika yang sangat marak.

“Lapas untuk saat ini sudah menjadi suatu tempat untuk memproduksi suatu narkotika, selain dari itu lapas yang sudah menjelme menjadi barometer akan jaringan narkoba yang ada di negara kita ini. Belum adanya masalah sosial yang ada di lapas tersebut,” ujar dari Pasek menjelaskan akan keburukan dari Lapas, Rabu (7/8/2013).

Ungkapan tersebut telah di katakan oleh Pasek terkait di temukannya suatu pabrik sabu yang sudah di temukan pada bengkel napi di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Pada suatu di laksanakannya sidak, di temukan beberapa bahan-bahan yang di buat untuk menjadikan sabu-sabu dan juga ekstasi yang sudah di lakukan oleh Kementrian Hukum dan Ham di bantu oleh Bareskrim Polri.

Pasek yang kembali memberikan ungkapan, adanya penyelesaian dari masalah yang ada di lapas atau rutan memang tidak cukup dengan di lakukannya sidak saja ataupun adanya program yang sudah di lakukan Kemenhuk dan HAM. Akan tetapi perlu juga di lakukan dengan program yang sistematis dan komprehensif agar bisa di atasi dengan sangat bersih nantinya.

“Kita di sini yang sudah memberikan dukungan penuh kepada jajaran dari Kemenhuk HAM agar bisa dengan secepat mungkin melakukan dari pembenahan yang sangat komprehensif dengan sangat mendetail tentang dari sistem permasyarakatan,” ujar dari sang politisi dari Partai Demokrat tersebut.

Be Sociable, Share!