Berita Nasional – Asyik Berenang Di Pantai, Remaja Hanyut Terbawa Ombak di Monpera

Salah seorang pelajar yang berasal dari SMP di Balikpapan yang masih menduduki kelas 2 bernama Jaka Ridwansyah yang sudah hilang dalam tergulung suatu ombak di saat dirinya bermain di pantai wisata Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) di Balikpapan, Mingu (11/8/2013) sore hari. Remaja yang sudah bermain di bibir pantai tersebut telah hilang di telan oleh ombak yang tingginya adanyah 1,5 meter.

“Memang benarnya kami sudah berhasil untuk tangkap remaja tersbeut. Seharusnya siswa tersebut bisa selamatkan dirinya. Akan tetapi laut yang memang sangat ganas pada saat itu. Lebihnya lagi di saat kami memegang anak tersebut kami malah mendapatkan suatu ombak yang sangat besar dalam beberapa kali, dan anak itu kembali terlepas,” ujar dari Syahrin, pria yang berusia 52 tahun tersebut telah berusaha untuk selamatkan Jaka dari ganasnya ombak tadi.

Syahrin yang seberanya berada di balikpapan untuk berpariwisata dan habiskan hari akhir libur dalam lebaran ini. Monpera dalam sore tersebut memang sangat padat akan  pendatang. Dirinya yang sudah datang jauh dari Samarinda, ia datang bersama dengan istri, anak dan juga Nurhadi yang masih berusia 28 tahun ialah menantunya.

Sudah terkenal menjadi pantai dan laut yang mempunyai ketenangan dan dangkal, bersamaan dengan pantai berbalut pasir putih yang sudah menjadi daya tarik akan pantai  tersebut. Di mana dalam tenangnya air pantai ini memang sering sekali di gunakan para pengunjung untuk berenang di tepian.

Untuk minggu sore kemarin dari banyaknya anak-anak yang sudah berenang terlihat ada dua anak yang terseret sampai ke tengah laut. Salah satu di antarnya sudah berhasil untuk selamatkan diri. Nurhadi dan Syahirin menceburkan diri untuk selamatkan anak tersebut.

“Di saat ramainya orang-orang tersebut, memang tidak ada yang mengerti adanya anak-anak yang melambaikan tangan. Kami mengerti ada anak yang meminta tolong. Dan mengerti akan kejadian tersebut, saya yang bisa berenang dengan menantu langsung menceburkan untuk menolong dirinya. Tidak di sangka memang ombak tersebut sangat kuat, kami tidak bisa melawan ombak tersebut. Dan kami gagal,” ujar dari Syahrin.

Kemudian pada beberapa waktu ke depan akhirnya tim SAR yang sudah menggunakan perahu mencari korban tersebut. Sampai saat ini masih belum di temukan.

About The Author

Reply