Berita Nasional Bintaro – Kenapa Wanita Harus di Gerbong Depan ?

 

Masih membicarakan masalah kecelakaan dari kereta api listrik kemarin melawan truk tanki BBM di Bintaro. Dari Kereta Api Commuter line yang di ketahui jurusan dari Serpong-Jakarta untuk kemarin lusa telah mengejutkan menabrak dari truk tangki yang berisikan penuh BBM Bensin. Hal tersebut di karenakan adanya truk tersebut yang telah menerobos dari pintu perlintasan Bintaro Permai Tangerang. Hal tersebut yang akhirnya membuat suatu ledakan tinggi dan membakar dari adanya kereta gerbong khusus wanita yang letaknya berada di depan sendiri.

Lalu muncul adanya pertanyaan, adanya gebong khusus wanita itu ada di depan dan ada di belakang, yang di mana itu menjadi rentan benturan waktu adanya kecelakaan.

Seperti pada saat adanya kasus sebelumnya. Di bentuknya gerbong khusus tersebut pada awalnya memang muncul setelah dari penumpang wanita yang memang seserignnya menjadi korban akan pelecehan seksual. Itu terjadi pada saat berdesak-desakan dengan penumpang pria. Maka dari itu, PT KAI yang sudah memberikan pengoperasian dua gerbong khusus dari wanita yang ada di depan dan juga di belakang untuk bisa menjauhkan terjadinya suatu pelecehan seksual itu.

Dari Menteri Pemberdayaan Perempun dan Perlindungan Anak, bernama Linda Amalia Sari Gumelar yang saat itu meresmikan dari gerbong khusus tersebut, dirinya yakin kalau adanya penambahan gerbong tersebut bisa menjauhkaan dari tindakan seksual kepada wanita.

“Seperti pembentukan gerbong khusus tersebut yang di harapkan kepada wanita selamat dari pelecehan seksual yang kerap terjadi. Itu juga menjadi kekerasan terhadap perempuan yang ada di dalam kereta api,” ujar dari Linda.

Akan tetapi untuk saat ini adanya persoalan penempatan dari gerbong khusus wanita tersbeut berada di depan sendiri dan belakang sendiri menjadi persoalan baru. Banyak yang menganggap kalau adanya gerbong khusus di depan dan belakang khusus wanita tersebut membuat adanya bantalan dari resiko kecelakaan. Hal tersebut akan menjadi pikiran lagi, sebab kaum hawa bisa di nilai sangat lampat respeknya terhadap datangnya resiko pada kereta api tersebut. terutama pada saat kecelakaan.

Be Sociable, Share!

 

Tags

, , ,

Related Posts

  • No Related Posts