Berita Nasional – Danau Bah, Akibatkan Rumah Warga Hanyut

Merasa tidak kuasa untuk bisa menampung air, kini suatu danau yang ada di Maluku tengah yang sudah tidak kuat lagi akhirnya jebol. Dengan jebolnya bendungan dari Danau tersebut akhirnya air bisa meluap ke sungai. Setelah dari sungai air terus mengalir sangat deras sekali yang di mana air tersebut sudah bisa menyapu rumah-rumah yang akhirnya bisa terbawa ke laut sebagian.

Semenjak pada hari subuh tadi dini hari, (25/7/2013) adanya suatu rembesan air yang berasal dari danau yang di mana itu adalah danau alami yang berada di perbukitan,yang di mana saat ini sudah sangat terlihat jelas. Air yang akan terus menggerus danau tersebut yang di namakan sebagai danau Wai Ela. Setelah beberapa lama akhirnya air bah dan jebol.

Sudah dapat di ketahui dari jarak danau yang sudah bah tersebut dan sungai adalah Cuma 3 kilo meter. Akan tetapi banyaknya air tumpahan tersebut yang berasal dari danau Wai Ela dengan deras dan melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi yang akhirnya sungai meluap pada pukul 09.00 WIB. Dari beberapa warga yang berada di Desa Negeri Lima, Waihitu, Maluku Tengah yang langsung berlari-larian. Sebagan dari mereka yang tidak bisa untuk selamatkan dirinya.

“Sudah di ketahui kalau terdapat tiga saudara saya yang masih belum ketemu sampai saat ini,” ujar dari Sardi Capitanjitu yang menjadi warga di sekitar tersebut yang suda di wawancarai oleh wartawan.

Banyaknya warga yang sudah mengungsi ke hutan yang paling dekat dan juga dari desa tetangga yang lebih tinggi dari kawasan mereka. Untuk sementara ini sebagian memang sudah mendirikan tenda.

Dari kepala BPBD Maluku yang bernama Kifli Wakano yang sudah nyatakan selama 3 hari sebelumnya ada warga yang sudah memberikan suatu peringatan agar semua orang bisa selamatkan dirinya. Sebabnya banyak sekali debit air yang semakin naik. Yang sudah di khawatirkan  danau bisa jebol nantinya. Dan akhirnya rasa cemas itu bisa terbukti kembali.

“Kami dan juga sudah di bantu oleh polisi dan juga TNI yang sudah lakukan evakuasi. Dengan adanya data-data dari korban dan juga kerugian yang sudah di dapatkan, sampai saat ini masih belum di hitung,” ujarnya.

 

 

About The Author

Reply