Berita Nasional – Diberi Sepeda Jokowi, Bocah Tidak Mau Karena Sepeda Bencong

Suatu kegiatan kunjungan dari presiden Joko Widodo yang berada di SMP Negeri 4, Pontianak Timur, untuk di hari ini Sabtu (22/8/15) kini telah di warnai suatu kejadian yang sangat lucu sekali. Dari seluruh tamu undangan maupun dari beberapa warga sontak untuk tertawa terjungkal-jungkal setelah mengerti dari Presiden memberikan hadiah kepada salah satu siswa Sekolah Dasar tersebut.

Kejadian tersebut berawal pada saat dari sang presiden kita memberikan suatu tawaran kepada para warga yang dimana telah hadir dalam acara tersebut yaitu sebuah da. Dalam acara tersebut di berikan ada sebanyak lima unit sepeda sudah di siapkan untuk bisa di bagikan kepada para warga.

Salah satu di antara dari para warga yang telah hadir berada di dalam acara tersebut telah mendapatkan suatu hadiah berasal dari Joko Widodo atau Jokowi adalah seorang siswa yang mempunyai bodi kurus tinggi seperti bentuk tubuh dari Joko Widodo.

“Nah inikah mirip saya orangnya. Kurus, ganteng, tinggi persis dengan saya,” canda dari Jokowi di saat dari sang siswa tersebut telah menghampirinya.

Pada saat berada di depan bersama dengan Joko Widodo, siswa tersebut pun langsung diberikan suatu pertanyaan menjadi hal persyaratan jika memang ingin bisa mendapatkan hadiah. Dan dari siswa itupun langsung menjawab adanya pertanyaan berasal dari joko Widodo.

Setelah menjawab adanya pertanyaan tersebut, menjadikan suatu hadiahnya maka dari siswa yang beruntung itu di arahkan langsung untuk bisa mengambil sepedanya yang memang hanya tersisa satu unit saja.

“Pinter juga dari anak ini, sana ambil saja sepedanya, cepat lari sana,” terang dari Jokowi dengan nada yang sedikit bercanda.

Yang sangat lucu tadi, bocah tersebut tidak ingin untuk bisa mengambil hadiah tersebut. Adapun alasannya sepeda tersebut adalah sepeda mini mempunyai warna pink, dimana sudah sering di gunakan untuk perempuan.

“Ndak mau, itu sepeda bencong,” terang dari siswa tersebut memberikan keterangan yang di sambut dengan tawa banyak warga yang ada. Dan akhirya sepeda itu di tukar dengan yang mendapatkan sebelumnya.

About The Author