Berita Nasional – Direktur KAI Pernah Untuk Segera di Pecat

Dari sang menteri BUMN yaitu Dahlan Iskan yang sudah mengatakan sudah pernah untuk mendapatkan suatu SMS yang sebanyak ribuan dari masyarakat yang meminta untuk memecat Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan. Hal tersebut yang memang sudah terjadi pada saat  PT KAI mulai membongkar beberapa kios-kios pedagang yang berada di seluruh rel-rel stasiun Kereta Api Listrik (KRL) yang berada di Jabodetabek di akhir tahun kemarin.

Akan tetapi seperti yang sudah di katakan oleh Dahlan Iskan dia yang tidak hiraukan masalah tersebut. Dirinya sangat yakin kalau Jonan melakukan hal tersebut yang di gunakan untuk kepentingan masyarakat banyak dan lebih umum, agar suasana stasiun menjadi lebih indah, lebih bagus dan lebih modern.

“Saya sudah pernah untuk di mintai menegur, dan di tekankan untuk memecat Jonan. Akan tetapi saya tidak menghiraukan masalah tersebut. Saya beritahukan kepada dirinya untuk jalan terus,” ujar dari Dahlan kepada buku Jonan dan Evolusi Kereta Api  Indonesia.

Jonan yang sudah datang dengan amat bersyukur kepada Dahlan Iskan yang tidak memecatnya. Seperti dari anggapannya, hal tersebut di lakukan karena Dahlan sangat yakin kalau yang dia lakukan untuk kepentingan umum agar jumlah penumpang dari KRL akan semakin meningkat. Karena bisa menjadi lebih dari 1,2 juta orang yang dalam perharinya pada tahun 2018 ini. hal ini memang sudah di sesuaikan dengan Perpres Nomor 83 tahun 2011 tentang penugasan kepada PT KAI untuk bisa selenggarakan sarpras kereta Bandara Soekarno – Hatta dan tingkat jalur Jabodetabek.

“Sudah di buktikan kalau sampai saat ini saya yang tidak di pecat ya,” ujar dari Jonan yang sudah di temui di Stasiun Tanah Abang, Senin kemarin (12/8/2013)

Untuk awal dari Desember 2012 sampai di bulan Mei 2013 ini, PT KAI yang sudah semakin giat untuk melakukan banyak penertiban di beberapa kios-kios pedagang yang berada di Stasiun Jabodetabek.

Dalam suatu cara untuk menertibkan kios-kios tersebut memang tidaklah mudah, karena dari para pemilik kios yang tidak terima akan penggusuran tersebut.

About The Author

Reply